Terima kasih Tuhan hari ini aku bisa :
1. Mengiringi teman - teman sekolahku bernyanyi dengan permainan style pianoku di keyboard :) Hehe...
2. Papimami mendapat rezeki, sehingga aku bisa menggantikan hpku menjadi smartphone BB :)
3. Menjalani Ujian Nasional dengan baik.
4. Bisa masuk SMP yang aku inginkan.
5. Melihat para pembaca blogku tersenyum melihat tulisan ini.
Senin, 06 Juni 2011
Jumat, 03 Juni 2011
Kamis, 02 Juni 2011
Bukan Kejadian Tapi Kenangan
Ya... Kenangan di Natal Ceria tahun 2010, lalu. WAW! 1 AMAZING WORD! Tak tahu apa yang mau dikata lagi. Hanya kata itu yang bisa kuucapkan. Mungkin, foto itu bukan kejadian tetapi kenangan yang akan mengalir di hidupku!
Leganya....
Lega sekali setelah menjalani beragam ujian yang memang membosankan. Tapi, mau tidak mau tetap harus dijalankan. Apa boleh buat? Ya, ternyata menjalani UN itu gak sedegdegan yang aku pikirkan, sama lah seperti menjalani UAS di kelas - kelas lama. Dan setelah UN, Yeah... Kami semua bebas. Tapi ada banyak hal yang sangat kusayangkan :
1. Libur terlalu panjang : Boring jam.
2. Sama sekali kesepian.
3. Menunggu hasil ujian dan lama banget keluarnya.
Kata Pak Guru kami, Pak Is rambu - rambunya tanggal 18 Juni, 2011. *we hope that is true* LOL.. Ya semogalah. Kayaknya, udah menghitung hari gak dateng - dateng juga ya?
1. Libur terlalu panjang : Boring jam.
2. Sama sekali kesepian.
3. Menunggu hasil ujian dan lama banget keluarnya.
Kata Pak Guru kami, Pak Is rambu - rambunya tanggal 18 Juni, 2011. *we hope that is true* LOL.. Ya semogalah. Kayaknya, udah menghitung hari gak dateng - dateng juga ya?
Sabtu, 07 Mei 2011
Bantu Aku Ya? Needs it so muchhh!!!
Teman - teman, vote aku donk ya! Tak apa, bukan? Hanya pekerjaan ringan, which need to enter your left mouse click. LOL. Hihihihi http://www.welovehonda.com/kartinimuda/entry,detail,3546
Jumat, 08 April 2011
Hi All!
Hai kawan semua!tadi ada pengumuman nih dari sekolahku SD. ST. Antonius 1. Katanya ada Lomba Kreatifitas Seni Siswa Nasionaltingkat Binaan. Aku sih pengen ikut, tapi ya sudahlah *sigh aku kayaknya gk kepilih. Tetapi, denger - denger adik kelasku dipilih. HNamanya, Arthur. Memang sih dia pintar menyanyi. Tapi, kemampuan berpiano riaku kurang ku tonjolkan di sekolah. Malah pelajaran dan kecerdasan yang ku tonjolkan *hehe Gitu deh, kami juga dikasih tugas ( 6a ) untuk buat pertanyaan min. 40 untuk soal IPA, IPS, dan PKn. Ribet? Enggak tuh. Hihihi., Udah dulu ya. To be continued in my Facebook and My Twitter ( add FB : angelicartistic@yahoo.com tweet : @angelicastle ) Tapi, kalau di FB kalian harus inbox aku dulu ya. Soalnya aku kalau ngonfirm gk asal - asal. See you next heaven )_(
Jumat, 01 April 2011
Ketika...... ( by : Tante Win / Asteria Luki )
Ketika asa kurasa diujung tanduk
seolah segera terjatuh dan terpelanting....
Ketika kesesakan didada menjadi kenyerian....
Ketika nafas menjadi panas didepan mataku....
Ketika rambut terasa membebani kepalaku.......
Ketika kata umpatan ingin kuucapkan sebagai pelampiasan....
Ketika semua menjadi terpendam dalam bayangan dan rasa....
Ketika itulah aku menyadari ini kehidupan...
Ketika itulah aku tahu Dia yang punya rancangan
Ketika itu pula kuhalau segala kegetiran menjadi senyum
Ketika semua menjadi kekuatan didalam Dia
Ketika itulah kudapat kedamaian,solusi dan kemenangan
seolah segera terjatuh dan terpelanting....
Ketika kesesakan didada menjadi kenyerian....
Ketika nafas menjadi panas didepan mataku....
Ketika rambut terasa membebani kepalaku.......
Ketika kata umpatan ingin kuucapkan sebagai pelampiasan....
Ketika semua menjadi terpendam dalam bayangan dan rasa....
Ketika itulah aku menyadari ini kehidupan...
Ketika itulah aku tahu Dia yang punya rancangan
Ketika itu pula kuhalau segala kegetiran menjadi senyum
Ketika semua menjadi kekuatan didalam Dia
Ketika itulah kudapat kedamaian,solusi dan kemenangan
judul silahkan kau pikirkan sendiri ( huruf kecil )
Aku... Ini aku
Terkadang, aku takut
Takut melihat orang di atas sana
Kapan gilirannya aku?
Memang, bintang di langit lebih terang dibandingkan aku
Memang, pegunungan itu lebih indah dibandingkan aku
Memang, sungai itu lebih jernih dibandingkan
Kapas itu juga
Lebih putih dan bersih dibandingkan aku
Tapi,
Tapi aku akan berusaha
Untuk menjadi seperti mereka
Menikmati indahnya surga di alam sana
Kapan ya?
Tuhan kapan giliran aku?
Tapi, dunia ini sudah cukup indah
Masakan ibuku yang lezat
Ciuman hangat dari adikku
Atau, ajaran dari ayahku
Hmmm... Seperti padang emas di Surga sana
Indah sekaliiii....
Tetapi, terkadang itu semua merana
Tanpa adanya cinta
Terkadang, aku berkelahi
Ingin menang sendiri
Terkadang kuberpikir
Menyesal.. Menyesalll
Untuk apa kulakukan itu
Kita memang manusia biasa yang memiliki banyak kekurangan
Untuk itu, aku ingin saling melengkapi
Menghibur yang susah hati
Memberi yang haus jasmani
Sungguh indah dunia jika semua orang berbuat seperti itu
Terkadang, aku takut
Takut melihat orang di atas sana
Kapan gilirannya aku?
Memang, bintang di langit lebih terang dibandingkan aku
Memang, pegunungan itu lebih indah dibandingkan aku
Memang, sungai itu lebih jernih dibandingkan
Kapas itu juga
Lebih putih dan bersih dibandingkan aku
Tapi,
Tapi aku akan berusaha
Untuk menjadi seperti mereka
Menikmati indahnya surga di alam sana
Kapan ya?
Tuhan kapan giliran aku?
Tapi, dunia ini sudah cukup indah
Masakan ibuku yang lezat
Ciuman hangat dari adikku
Atau, ajaran dari ayahku
Hmmm... Seperti padang emas di Surga sana
Indah sekaliiii....
Tetapi, terkadang itu semua merana
Tanpa adanya cinta
Terkadang, aku berkelahi
Ingin menang sendiri
Terkadang kuberpikir
Menyesal.. Menyesalll
Untuk apa kulakukan itu
Kita memang manusia biasa yang memiliki banyak kekurangan
Untuk itu, aku ingin saling melengkapi
Menghibur yang susah hati
Memberi yang haus jasmani
Sungguh indah dunia jika semua orang berbuat seperti itu
Rabu, 30 Maret 2011
HURRAY!!
Horee... Teman - temin, saudara saudari, sahabat - sahabit, terima kasih atas doa dan support kalian. Keep on praying and never give up! Karena kalian, aku berhasil lulus dalam TRY OUT. Dalam arti, TO ku bagus semua. Untuk kali pertama dan kedua, aku rangking 14, selanjutnya rangking 7, selanjutnya rangking 1. Terima kasih semua.
Jumat, 25 Maret 2011
Keluhan Global
Saat panas, aku atau teman lainnya berkata
"Hujan donk!"
Saat hujan tiba, aku atau teman lainnya berkata
"Ihh... Basah kan jemuranku!"
Saat aku atau teman lainnya sedang lapar berkata
"Ih.. Mami ngasih uang jajan dikit banget. Bekalnya kurang!"
Saat aku atau teman lainnya diberi uang jajan dan bekal yang cukup berkata
" Gak enak bekalnya. Uang jajannya kurang kalo mau beli kue!"
Saat aku atau teman lainnya ingin belanja berkata
"Ih.. Beli baju itu gak dibolehin. Pelitt!
Saat aku atau teman lainnya dibelikan baju berkata
" Bajunya jelek. Gak kayak model - model sekarang!"
Saat aku atau teman lainnya berselisih dengan adik berkata
" Ngeselin nih adik. Aku sebel!"
Saat aku atau teman lainnya berdamai dengan adik berkata
" Ih... Adik semaunya aja sih!"
Saat aku atau teman lainnya tidak diperbolehkan bermain berkata
" Main doank gak boleh. Ihh... kesel deh aku!"
Saat aku atau teman lainnya diperbolehkn bermain berkata
"Ihh.. Mami kenapa gak nyariin aku ya? Padahal sudah jam segini"
DSB
"Hujan donk!"
Saat hujan tiba, aku atau teman lainnya berkata
"Ihh... Basah kan jemuranku!"
Saat aku atau teman lainnya sedang lapar berkata
"Ih.. Mami ngasih uang jajan dikit banget. Bekalnya kurang!"
Saat aku atau teman lainnya diberi uang jajan dan bekal yang cukup berkata
" Gak enak bekalnya. Uang jajannya kurang kalo mau beli kue!"
Saat aku atau teman lainnya ingin belanja berkata
"Ih.. Beli baju itu gak dibolehin. Pelitt!
Saat aku atau teman lainnya dibelikan baju berkata
" Bajunya jelek. Gak kayak model - model sekarang!"
Saat aku atau teman lainnya berselisih dengan adik berkata
" Ngeselin nih adik. Aku sebel!"
Saat aku atau teman lainnya berdamai dengan adik berkata
" Ih... Adik semaunya aja sih!"
Saat aku atau teman lainnya tidak diperbolehkan bermain berkata
" Main doank gak boleh. Ihh... kesel deh aku!"
Saat aku atau teman lainnya diperbolehkn bermain berkata
"Ihh.. Mami kenapa gak nyariin aku ya? Padahal sudah jam segini"
DSB
Apa Ya?
Apa ya??
Aku jadi bingung??
Apa ya?
bener gak ya?
Ihh.. Masa sih?
Aku koq gk yakin ya?
Aduh.. Apa.. Apa.. Donk?
Aku bingung mau apa!
Apa ya?
Ihh.. Aku jadi gak jelas deh
Hehe...
Mau dengar kelanjutannya?
Tunggu beberapa saat lagi............ ( nguengggg.. Ngiingg... Whetjeding... Brakkk )
Aku jadi bingung??
Apa ya?
bener gak ya?
Ihh.. Masa sih?
Aku koq gk yakin ya?
Aduh.. Apa.. Apa.. Donk?
Aku bingung mau apa!
Apa ya?
Ihh.. Aku jadi gak jelas deh
Hehe...
Mau dengar kelanjutannya?
Tunggu beberapa saat lagi............ ( nguengggg.. Ngiingg... Whetjeding... Brakkk )
Aku Butuh Doa
Sekedar doa sudah cukup
Itu seperti dukungan api bagiku
Doakan aku :
1. Yang sering berbuat dosa.
2. Yang sebentar lagi akan ujian.
3. Yang sering mengecewakan orang tua.
4. Yang akan memilih jalan hidupnya di dalam studi.
5. Yang akan menjadi penerus bangsa.
5 itu kuutamkaan dalam hidupku. Saat ku merasa goyah, aku berpikir akan masuk dalam kekalahan. Tapi, saat doa itu terbang. Merpati putih datang di sampingku. Terima kasih sahabatku semua.
Itu seperti dukungan api bagiku
Doakan aku :
1. Yang sering berbuat dosa.
2. Yang sebentar lagi akan ujian.
3. Yang sering mengecewakan orang tua.
4. Yang akan memilih jalan hidupnya di dalam studi.
5. Yang akan menjadi penerus bangsa.
5 itu kuutamkaan dalam hidupku. Saat ku merasa goyah, aku berpikir akan masuk dalam kekalahan. Tapi, saat doa itu terbang. Merpati putih datang di sampingku. Terima kasih sahabatku semua.
Waktu Berlalu, Aku Sadar Aku telah Berbuat Salah
Namanya juga remaja
Bisanya cuma omong doank
Pembuktiannya cuma sedikit
Kecil - kecil sok tahu
Itu sapaan atau ejekan dari orang dewasa
Menurut kalian apa yang yang pantas?
Sapaan?
Atau sebuah goresan pisau belati?
Aku sadar, aku hanya mau menang sendiri
Apalagi ditambah kondisi tubuhku
Terkadang metabolisme tubuhku menurun
Aku emosi sana sini
Berteriak hingga ke pelosok negeri
Hanya untuk melampiaskan rasa sakitku
Terkadang aku memakai alasan
Alasan ku sebagai kakak
Alasan karena aku juara 1 di sekolah
Alasan karena pendapatku paling benar
Egoisme...
Aku manusia biasa
Makan nasi
Minum air mineral
Anugerah Tuhan, tak terhitung jumlahnya
Nguenggg... Nguengggg
Seperti pesawat
Terbang dengan gagahnya
Tapi, siapapun tidak tahu kapan akan jatuh
Menyebabkan kematian bagi para ciptaan Tuhan
Itu aku...
Terkadang aku sepert api liling
Yang memancar ke segala pelosok ruangan gelap
Itu membuat aku merasa diri berkelas
Merasa diri paling di atas
Tapi, itu membuatku menyesal
Menyesal di bagian pengakhiran
Beruntung Tuhan memberiku harta berharga
CiptaanNya yang sederajat
Yang menyayangiku dengan segala kelebihannya
Mereka menegurku
Mereka menasihatiku
STOP
STOP untukmu, Angel
Kini, aku mengerti
Tak ada gunanya kesal di hati
Tak ada gunanya menyimpan dendam
Tak ada gunanya kau menunggu waktu
Sampai suatu saat habislah tiketmu untuk meminta maaf
Dan, waktu berlalu
Pelayaran hidupku sampai di dermaga
Dan diriku telah berbuat salah
25 - 03 - 2011
Bisanya cuma omong doank
Pembuktiannya cuma sedikit
Kecil - kecil sok tahu
Itu sapaan atau ejekan dari orang dewasa
Menurut kalian apa yang yang pantas?
Sapaan?
Atau sebuah goresan pisau belati?
Aku sadar, aku hanya mau menang sendiri
Apalagi ditambah kondisi tubuhku
Terkadang metabolisme tubuhku menurun
Aku emosi sana sini
Berteriak hingga ke pelosok negeri
Hanya untuk melampiaskan rasa sakitku
Terkadang aku memakai alasan
Alasan ku sebagai kakak
Alasan karena aku juara 1 di sekolah
Alasan karena pendapatku paling benar
Egoisme...
Aku manusia biasa
Makan nasi
Minum air mineral
Anugerah Tuhan, tak terhitung jumlahnya
Nguenggg... Nguengggg
Seperti pesawat
Terbang dengan gagahnya
Tapi, siapapun tidak tahu kapan akan jatuh
Menyebabkan kematian bagi para ciptaan Tuhan
Itu aku...
Terkadang aku sepert api liling
Yang memancar ke segala pelosok ruangan gelap
Itu membuat aku merasa diri berkelas
Merasa diri paling di atas
Tapi, itu membuatku menyesal
Menyesal di bagian pengakhiran
Beruntung Tuhan memberiku harta berharga
CiptaanNya yang sederajat
Yang menyayangiku dengan segala kelebihannya
Mereka menegurku
Mereka menasihatiku
STOP
STOP untukmu, Angel
Kini, aku mengerti
Tak ada gunanya kesal di hati
Tak ada gunanya menyimpan dendam
Tak ada gunanya kau menunggu waktu
Sampai suatu saat habislah tiketmu untuk meminta maaf
Dan, waktu berlalu
Pelayaran hidupku sampai di dermaga
Dan diriku telah berbuat salah
25 - 03 - 2011
Sabtu, 12 Februari 2011
Halo!
Temen - temen, aku punya usul nih.Dari pada kalian, ke mana - mana enggak jelas, mendingan kalian buka www.kidnesia.com deh, aku udh buka linknya bagus - bagus deh.Itu cocok untuk anak seusia kita (:
Rabu, 26 Januari 2011
Ini Acara yang Dibuat Oleh Teman - temanku dan Aku
Formulir PBA
Pencarian Bakat Enam A
Nama :
Kelas :
Tanggal lahir :
No. Telp :
Jenis lomba : a. Menyanyi d. Presenter
b. Menggambar
c. Rangking 1
Bakat yang dimiliki : a.
b.
c.
Mengapa ingin mengikuti audisi ini?
Biaya Lomba : Rp 1.000
Rp
Jumlah :
Tanda Tangan Peserta,
( kertas ini dapat diphoto copy )
Selaku,
Ruth Arthasya A
Creative Team
Pencarian Bakat Enam A
Nama :
Kelas :
Tanggal lahir :
No. Telp :
Jenis lomba : a. Menyanyi d. Presenter
b. Menggambar
c. Rangking 1
Bakat yang dimiliki : a.
b.
c.
Mengapa ingin mengikuti audisi ini?
Biaya Lomba : Rp 1.000
Rp
Jumlah :
Tanda Tangan Peserta,
( kertas ini dapat diphoto copy )
Selaku,
Ruth Arthasya A
Creative Team
Minggu, 16 Januari 2011
Aku Ingin...
Aku ingin rumahku seperti sekolahku tercinta, SD.ST.Antonius 1, sekolah sederhana namun jaya yang pernah aku kenal.Teman – temanku beraneka ragam, kira – kira seperti yang lain wujudnya.Hihihihi, namun aku rasa mereka beda dari pada yang lain.Ada yang dari keluarga bercukupan, ada yang tidak, ada yang periang, ada yang pemalu, ada yang suka bengong, ada yang pintar nyanyi, ada yang pendiam, ada yang kutu buku, ada yang pintar berolahraga.Aku membayangkan kalau di rumahku ada temanku 26 orang itu, pasti aku takkan kesepian.Betapa senangnya!Aku di rumah, hanya terkadang pergi berenang atau belanja di mall, atau makan ke luar.Tapi, kalau kegiatan itu tidak ada?Sungguh merana hatiku!Aku hanya membacaa RPUL di rumah dan buku – buku pelajaran, atau buku baru yang kupinjam dari Kinanthi / yang baru dibeli di Gramedia.Inginnya aku.
Hari Pertamaku
Aduh..Besok ( tgl 17 – 01 – 2011 ) merupakan hari pertamaku untuk menjalani try out.Dag dig dug bangettt!!Tapi, try outnya Bahasa Indonesia.Sudah pasti, seperti biasa aku akan bingung mau belajar apa?Dari dulu, aku bingung kalau ulangan Bahasa Indonesia mau belajar apannya?Padahal, tetap saja nilaiku berubah, 8 ke atas.Tapi ini namanya try out, bukan ulangan harian biasa yang biasa kujalani, atau PR untuk memperbaiki nilai – nilai kami seperti yang dilakukan Pak Is.Jadi, aku hanya baca Arif, Buku Prediksi UASBN ( Edisi 5 tahun ), dan buku – buku soal yang mami dan aku beli.Sungguh, pengalaman pertama.Bahkan, saking mempersiapkannya, Sabtu kemarin aku dan keluargaku ke Careffour, aku membeli Faber Castell paket try out, tapi aku tidak membeli pulpennya, kupikir di kelasku.Divya dan Alfina akan kembali berjualan menawari barang dagangannya.Doakan ya, biar sukses, bi\ar nilainya 90 semua.Nanti, kalau enggak biasanya mami marahin.Ohh...Cintanya aku sama 90 itu Jangan lupa doakan ya, teman – teman
Jika Aku Menjadi....
Jika aku menjadi penjaga kolam renang / life guard.Aku akan selalu dimarahi bossku dan gajiku akan sedikit, karena aku tidak menjalankan tugasku dengan baik.Aku takkan tega meniupkan pluitku sebagai pertanda anak – anak / orang dewasa di situ harus pergi dari kolam renang.Sungguh, pekerjaan yang membutuhkan kerelaan hati yang besar.Bagaimana mungkin, seseorang tega melihat anak – anak kecil yang sedang tertawa, bercanda, berenang sendiri di kolam renang itu?Siapa yang tega melihatnya?Adikku saja pada tanggal 14 – 01 – 2011 yang lalu, bilang kepada mamiku saat jam 19.00 WIB, saat kolam renang akan ditutup, “Mi, aku mau berenang lagi!” Aduh kasihan sekali.Padahal kira – kira aku sudah berenang kurang lebih 3, 5 jam di Kolam Renang Palem ( Tirta Mas ) Pondok Kelapa.Sungguh, pekerjaan yang mustahil dilakukan.
Kamis, 13 Januari 2011
Orang - orang yang Kusayangi dan Sahabat - Sahabatku
Aku punya sahabat di kala sepi, dan pejuang di kala malang, pelawak di kala sedih :
• Ibu Rini ( Susilo Rini ) : Ibu Rini adalah Ibu Guru yang paling akuuuu sayang dan aku kagum – kagumi.Aku pengen deh jadi kayak beliau.Beliau itu wibawanya kelihatan banget.Auranya tegas dan disiplin.Tapi, setiap aku melihat Bu Rini aku teringat Mamiku yang sama kayak Bu Rini, cerewet, tegas, tertib, disiplin, suka marah, dan apalah itu.Tapi, ada satu yang lucu tentang Bu Rini dan teman – temanku di VB.Gara – gara takut sama Bu Rini teman – temanku rela lembur malam, kayak orang dewasa yang kerja biar bossnya gak marah untuk ngerjain PR – PR yang numpuk dan buanyaakkk banget.Aku punya teman ( ininsialnya W ) Kata teman – teman dan Bu Guru waktu itu sih dia caper.Tapi, di kelas V dia gak ngelakuin hal yang sama.Hihihihi.Aku juga pernah kena hukum, waktu itu, karena aku lupa membawa buku PKn yang isinya PR, aku lupa hari apa itu.Sepertinya sih Hari Kamis, waktu itu aku menangis diam – diam, tubuhku dingin dan gemetaran.Waktu istirahat, temanku bilang kalau wajahku pucat.Hi...Seremmm!!Udah ya, pokoknya intinya Bu Rini itu orang yang paling berkesan bagiku.Bestest deh, pokoknya.
• Mami dan Papi : Aku ngapain jelasin di sini?Sudah pasti mereka yang paling wuokeh di hidupku.Mau dijelasin apa?Mami itu hampir mirip sama Ibu Rini.Mami juga sering nasihati aku, tapi mami kalau marah lumayan sama kayak petasan / mercon.Namun, terkadang aku memaklumi karena mami begitu, karena aku juga yang nakal.Kalau Papi.Papi itu, sahabat aku.Aku lebih dekat sama papi dari pada mami.Kadang – kadang aku suka manja.Pagi – pagi aku ingin pergi ke Gereja, dan hampir terlambat, aku jadi disuapin deh.Oke deh, kalau cerita lebih lanjur butuh beberapa jari, biar jariku enggak keriting.Lagi pula kasih sayang ayah dan ibu sepanjang jalan kenangan, eh salah sepanjang jalaann deh pokoknya.
• Kinanthi : Kinanthi itu sahabat aku yang paling imut.Hobiku sama Kinanthi hampir sama, yaitu buat – buat puisi dan nulis – nulis apalah itu, yang penting nulis.Kinanthi crazy kadang – kadang.Dia lumayan gak jelas, anaknya.Kamu bisa melihat blognya koq .Karena dia crazy, bertemu dengan Ardine Deosari yang juga lumayan crazy, dan aku yang crazy dengan status crazy yang gak jelas.Jadi ditetapkanlah, gelar Trio Crazy untuk kami.Tapi, ada yang aku gak suka sama dia, yaitu : Setiap istirahat, bekalku selalu jadi sasaran empuk.Sebenarnya pencurian bekal ini dilakukan waktu aku kelas 5.Ya gitu lah.
• Rangga : Aku deket sama diqa kelas 5.Dekettt banget, tapi kelas 6 jarang.Paling – paling Rangga istirahat Cuma nanya, “Bekal lo apa?Eh..Tadi ada pelajaran apa?”Kadang – kadang kalau dia nanya tentang bekal aku jawab, “Bawa ikan teri medan.Enak banget lho!Dibawa opung gue dari Medan.Hmm.” untuk mancing dia.Soalnya, dia itu suka banget sama teri.Teri punya aku sering diambil, dan diminta – minta.
• Gregi : Sama sih kayak Rangga deketnya cuman kelas 5, namun kalau sama dia di Facebook aku deket banget sering chattingan tentang keadaan teman – teman lain, khususnya si B.Yang digosipkan tentang 2 hal yang menakjubkan yang dia perbuat.Smoking, anddd....Udah, lupakan saja.Waktu kelas 5, dia suka banget sama bandeng presto yang aku bawa.Aku pernah bawa bandeng waktu istirahat.Dia minta bekalku, dan aku masuk kelas, aku titip lah bekalku sama dia.Eh, waktu aku balik tinggal kepala, dagingnya yang masih sisa sedikit.Dia juga pernah dihukum Bu Rini untuk bawain bekal pengganti buatku.Dia dihukum barengan sama Lino.Karena, waktu itu mereka bercan – bercanda, eh ternyata.Bekalku jadi tumpah, dan terpaksa aku menahan lapar.Aku marah dan ketawa aja waktu itu.Bu Rini juga mengejek dengan kalimat, “Ruth, besok kamu makan besar ya!”Yah..Gitu lahh, si DEDE.Dia juga sering diledekin Pulau Kalimantan, karena pernah ngiler di bus, waktu itu.Hihihihihihiihihi!
• Iren Jessica : Dia sahabatku yang paling tomboy dan cantik.Anaknya keren deh.Cantik banget.Banyak banget yang suka.Namun , aku rada – rada enggak suka sama pacaran – pacarannya itu.Nanti ngomongnya jadi itu muluuuuu.Iren juga punya ciri khas ketawa yang aneh banget.Dia pinter main basket dan dance.Anaknya gaul and friendly.Dia juga anak MAGICAL lho!
• Jeny Febri Laurensia :Dia orang Batak sama sepertiku.Kalau dia lagi marah, aku sering nagakak.Dia lucu aja gitu sama dia.Karena t****l yang ada di giginya jadi kelihatan.Dia sering juga dipanggil Yeyen.Dia juga dijuluki t****l.Hahaha.Gitu – gitu dia pintar lho!Dia selalu masuk 10 besar.Kalau ketemu dia, aku yakin kalian bakalan ketawa, ngeliat dia marah.
• Pak Ketut Wirawan: Dia GUIDE yang paling aku sayang.Waktu aku liburan di Bali, Pak Ketut bantuin aku jalan, karena kakiku kesakitan.Dia jelasin panjang, lebar tentang budaya Bali.Jujur deh, aku kagum sama Orang Bali, mereka taat banget sama budayanya.Pagi – pagi ada upacara menanak nasi, dan mereka juga taat ngelakuin upacara – upacara dan berdoa.Ihhh...Kita kayak mereka gak ya?Pokoknya Pak Ketut itu baik banget.Kalau kalian, ketemu dia, pasti kalian pengen ketemu dan ketemu lagi.
Itulah, sedikit sahabatku yang aku ceritakan.Masih banyak sih, namun, ku ceritakan lain waktu di #2 saja ya!
• Ibu Rini ( Susilo Rini ) : Ibu Rini adalah Ibu Guru yang paling akuuuu sayang dan aku kagum – kagumi.Aku pengen deh jadi kayak beliau.Beliau itu wibawanya kelihatan banget.Auranya tegas dan disiplin.Tapi, setiap aku melihat Bu Rini aku teringat Mamiku yang sama kayak Bu Rini, cerewet, tegas, tertib, disiplin, suka marah, dan apalah itu.Tapi, ada satu yang lucu tentang Bu Rini dan teman – temanku di VB.Gara – gara takut sama Bu Rini teman – temanku rela lembur malam, kayak orang dewasa yang kerja biar bossnya gak marah untuk ngerjain PR – PR yang numpuk dan buanyaakkk banget.Aku punya teman ( ininsialnya W ) Kata teman – teman dan Bu Guru waktu itu sih dia caper.Tapi, di kelas V dia gak ngelakuin hal yang sama.Hihihihi.Aku juga pernah kena hukum, waktu itu, karena aku lupa membawa buku PKn yang isinya PR, aku lupa hari apa itu.Sepertinya sih Hari Kamis, waktu itu aku menangis diam – diam, tubuhku dingin dan gemetaran.Waktu istirahat, temanku bilang kalau wajahku pucat.Hi...Seremmm!!Udah ya, pokoknya intinya Bu Rini itu orang yang paling berkesan bagiku.Bestest deh, pokoknya.
• Mami dan Papi : Aku ngapain jelasin di sini?Sudah pasti mereka yang paling wuokeh di hidupku.Mau dijelasin apa?Mami itu hampir mirip sama Ibu Rini.Mami juga sering nasihati aku, tapi mami kalau marah lumayan sama kayak petasan / mercon.Namun, terkadang aku memaklumi karena mami begitu, karena aku juga yang nakal.Kalau Papi.Papi itu, sahabat aku.Aku lebih dekat sama papi dari pada mami.Kadang – kadang aku suka manja.Pagi – pagi aku ingin pergi ke Gereja, dan hampir terlambat, aku jadi disuapin deh.Oke deh, kalau cerita lebih lanjur butuh beberapa jari, biar jariku enggak keriting.Lagi pula kasih sayang ayah dan ibu sepanjang jalan kenangan, eh salah sepanjang jalaann deh pokoknya.
• Kinanthi : Kinanthi itu sahabat aku yang paling imut.Hobiku sama Kinanthi hampir sama, yaitu buat – buat puisi dan nulis – nulis apalah itu, yang penting nulis.Kinanthi crazy kadang – kadang.Dia lumayan gak jelas, anaknya.Kamu bisa melihat blognya koq .Karena dia crazy, bertemu dengan Ardine Deosari yang juga lumayan crazy, dan aku yang crazy dengan status crazy yang gak jelas.Jadi ditetapkanlah, gelar Trio Crazy untuk kami.Tapi, ada yang aku gak suka sama dia, yaitu : Setiap istirahat, bekalku selalu jadi sasaran empuk.Sebenarnya pencurian bekal ini dilakukan waktu aku kelas 5.Ya gitu lah.
• Rangga : Aku deket sama diqa kelas 5.Dekettt banget, tapi kelas 6 jarang.Paling – paling Rangga istirahat Cuma nanya, “Bekal lo apa?Eh..Tadi ada pelajaran apa?”Kadang – kadang kalau dia nanya tentang bekal aku jawab, “Bawa ikan teri medan.Enak banget lho!Dibawa opung gue dari Medan.Hmm.” untuk mancing dia.Soalnya, dia itu suka banget sama teri.Teri punya aku sering diambil, dan diminta – minta.
• Gregi : Sama sih kayak Rangga deketnya cuman kelas 5, namun kalau sama dia di Facebook aku deket banget sering chattingan tentang keadaan teman – teman lain, khususnya si B.Yang digosipkan tentang 2 hal yang menakjubkan yang dia perbuat.Smoking, anddd....Udah, lupakan saja.Waktu kelas 5, dia suka banget sama bandeng presto yang aku bawa.Aku pernah bawa bandeng waktu istirahat.Dia minta bekalku, dan aku masuk kelas, aku titip lah bekalku sama dia.Eh, waktu aku balik tinggal kepala, dagingnya yang masih sisa sedikit.Dia juga pernah dihukum Bu Rini untuk bawain bekal pengganti buatku.Dia dihukum barengan sama Lino.Karena, waktu itu mereka bercan – bercanda, eh ternyata.Bekalku jadi tumpah, dan terpaksa aku menahan lapar.Aku marah dan ketawa aja waktu itu.Bu Rini juga mengejek dengan kalimat, “Ruth, besok kamu makan besar ya!”Yah..Gitu lahh, si DEDE.Dia juga sering diledekin Pulau Kalimantan, karena pernah ngiler di bus, waktu itu.Hihihihihihiihihi!
• Iren Jessica : Dia sahabatku yang paling tomboy dan cantik.Anaknya keren deh.Cantik banget.Banyak banget yang suka.Namun , aku rada – rada enggak suka sama pacaran – pacarannya itu.Nanti ngomongnya jadi itu muluuuuu.Iren juga punya ciri khas ketawa yang aneh banget.Dia pinter main basket dan dance.Anaknya gaul and friendly.Dia juga anak MAGICAL lho!
• Jeny Febri Laurensia :Dia orang Batak sama sepertiku.Kalau dia lagi marah, aku sering nagakak.Dia lucu aja gitu sama dia.Karena t****l yang ada di giginya jadi kelihatan.Dia sering juga dipanggil Yeyen.Dia juga dijuluki t****l.Hahaha.Gitu – gitu dia pintar lho!Dia selalu masuk 10 besar.Kalau ketemu dia, aku yakin kalian bakalan ketawa, ngeliat dia marah.
• Pak Ketut Wirawan: Dia GUIDE yang paling aku sayang.Waktu aku liburan di Bali, Pak Ketut bantuin aku jalan, karena kakiku kesakitan.Dia jelasin panjang, lebar tentang budaya Bali.Jujur deh, aku kagum sama Orang Bali, mereka taat banget sama budayanya.Pagi – pagi ada upacara menanak nasi, dan mereka juga taat ngelakuin upacara – upacara dan berdoa.Ihhh...Kita kayak mereka gak ya?Pokoknya Pak Ketut itu baik banget.Kalau kalian, ketemu dia, pasti kalian pengen ketemu dan ketemu lagi.
Itulah, sedikit sahabatku yang aku ceritakan.Masih banyak sih, namun, ku ceritakan lain waktu di #2 saja ya!
Karyaku Dua Tahun yang Lalu
Hari semakin larut, masih saja kuterdiam sendiri, tak menyadari apa yang kumiliki.Tak melihat indahnya kehidupan ini, dan hanya meratapi kehidupan ini.Aku ada disini berkat kasih sayang dari kedua orang tuaku, tapi kumenghiraukannnya, mulutku ini telah menyinggung perasaannya, tanganku ini telah menyakitinya.Terkadang kurasa dunia ini tak lengkap tanpa adanya ayah danibu.Janganlah kau pergi Ayah, janganlah kau pergi ibu!!!Tak ada yang berarti selain dirimu ayah dan ibuku!
Aku sering banget ketawa baca ini.Aku merasa aku sungguh dewasa saat itu.Tapi, terkadang aku meneteskan air mata.Yah, bercampur aduk.
Aku sering banget ketawa baca ini.Aku merasa aku sungguh dewasa saat itu.Tapi, terkadang aku meneteskan air mata.Yah, bercampur aduk.
Cita - cita dan Mimpiku
Dulu cita - citaku buanyyaakk sekali..Aku bingung, kira - kira, apa sih cita - citaku yang asli ini?...Waktu itu aku bercita - cita ingin menjadi Chef ( pastinya International dong ), karena pada saat itu, aku pintar sekali memasak, dan hasilnya BRAVO ( itu kata orang - orang yg mencicipi masakan ku....Setelah waktu berlalu, aku minta kepada mami untuk meleskanku di sebuah tempat les keyboard, di Dewi Sartika.Saat itu, aku iri pada adikku, karena dy dileskan piano, sedangkan aku keyboard.AKu ngambek, dan akhirnya aku dileskan piano dan keyboard..Aku bosaaan sekali waktu les keyboard, makanya aku berhenti les pada saat itu.Hingga kini, aku masih les piano private di rumah...Hhe...Saat ini aku ingin sekali les biola, tapi belum tercapai (doakan ya)...............
Waktu kelas 3, aku diajak natulang Fanny, untuk main ice skating, ya, sediit ragu aku saat sudah sampai di area sky rink..Tapi aku terus mencoba, di sana aku sudah jatuh 5 kali lho, hingga dengkul kakiku biru...Aww!Dan setelah 3 kali aku berice skating ria, nantulang, berininsiatif meleskan aku dan ke-2 anaknya ( ice skating ) senang bukan main akuu!Dan mulai minggu depan, setiap Hari Jum'at aku dijemput nantulang untuk pergi les...Aku lupa, siapa guru lesku saat ice skating dulu, dia Pakk....Kurang ingat aku...Dan sejak saat itu aku ingin menjadi skater sejati ( hha ).......Beberapa minggu kemudian, aku membaca buku - buku cerita karya Enid Blyton, dan Katherine Paterson, dan beberapa buku cerita lainnya, aku tertarik dengan cerita - cerita karya mereka, sejak saat itu aku menulis cerita di komputerku, yg berjudul "Semuanya pasti Berakhir"Saat opung membacanya, opung ketagihan, opung memuji - memujiku ( aku tersipu saat itu )Sejak saat itu aku sangat sering membuat cerpen, bahkan novel, tapi saang sat itu komputerku terkena virus, jadi file - file itu terhapus, tapi, bebrapa hari kemudian papi memberlikan ku note book, senang pasinya hatiku...Sejak saat itu, aku memakainya untuk menulis diary ku...Dan beberapa bulan kemudian....Aku sering sekali menonton acara di stasiun televisi swasta yg menampilkan budaya - budaya INDONESIA, aku tertarik sekaliii.Hmm, ada Reog Ponorogo, dan tari - tari Jawa yg indah ( aku lupa namanya, karena namanya yg sulit )Iih...Gak kebayang deh cara mengangkat topeng yg beratnya 45 kg, dengan menggunakan gigi...Sakit..Aku juga sering melihat ritual - ritual Bangsa Indonesia,, lumayan seremm, tapi ttp seruu..!!Nah, sejak saat itu aku ingin menjadi pengamat Budaya di Indonesia, enakkk..Kita bisa menambah ilmu kita, bahkan kalau jadi pengamat budaya, perut kita bisa kenyaangg terus, karena bisa mencicipi berbagai macam masakan daerah Indonesia..Hmm,, yummy....Nah, aku bertekad untuk menjadi pengamat budaya Indonesia, nanti aku akan membuat suatu acara sekali dalam setahun yg sangat meriah, dan semua RAKYAT INDONESIA, boleh datang dan menontonnya , tak terkecuali...Nanti aku menampilkan tarian2 daerah, lagu - lagu daerah, atau 'pun karya classic Bangsa Indonesia ( topeng, lukisan )dan di akhir acara aku akan menyajikan makanan daerah dari setiap daerah di Indonesia, dan aku akan menghadiakan souvenir karya seniman Indonesia di akhir acara.Aku juga akan melelang pakaian dan kain - kain batik dari galeri batik.Aku juga akan merawat bangunan tua, biar kayak di Inggris atau Perancis.Jadi, bukan hanya mereka saja bisa kami juga.Pokoknya, aku ingin menjadi seorang PENGUBAH.Semoga saja, itu semua dapat terkabul, dan tidak hanya hadir dalam mimpiku .
Waktu kelas 3, aku diajak natulang Fanny, untuk main ice skating, ya, sediit ragu aku saat sudah sampai di area sky rink..Tapi aku terus mencoba, di sana aku sudah jatuh 5 kali lho, hingga dengkul kakiku biru...Aww!Dan setelah 3 kali aku berice skating ria, nantulang, berininsiatif meleskan aku dan ke-2 anaknya ( ice skating ) senang bukan main akuu!Dan mulai minggu depan, setiap Hari Jum'at aku dijemput nantulang untuk pergi les...Aku lupa, siapa guru lesku saat ice skating dulu, dia Pakk....Kurang ingat aku...Dan sejak saat itu aku ingin menjadi skater sejati ( hha ).......Beberapa minggu kemudian, aku membaca buku - buku cerita karya Enid Blyton, dan Katherine Paterson, dan beberapa buku cerita lainnya, aku tertarik dengan cerita - cerita karya mereka, sejak saat itu aku menulis cerita di komputerku, yg berjudul "Semuanya pasti Berakhir"Saat opung membacanya, opung ketagihan, opung memuji - memujiku ( aku tersipu saat itu )Sejak saat itu aku sangat sering membuat cerpen, bahkan novel, tapi saang sat itu komputerku terkena virus, jadi file - file itu terhapus, tapi, bebrapa hari kemudian papi memberlikan ku note book, senang pasinya hatiku...Sejak saat itu, aku memakainya untuk menulis diary ku...Dan beberapa bulan kemudian....Aku sering sekali menonton acara di stasiun televisi swasta yg menampilkan budaya - budaya INDONESIA, aku tertarik sekaliii.Hmm, ada Reog Ponorogo, dan tari - tari Jawa yg indah ( aku lupa namanya, karena namanya yg sulit )Iih...Gak kebayang deh cara mengangkat topeng yg beratnya 45 kg, dengan menggunakan gigi...Sakit..Aku juga sering melihat ritual - ritual Bangsa Indonesia,, lumayan seremm, tapi ttp seruu..!!Nah, sejak saat itu aku ingin menjadi pengamat Budaya di Indonesia, enakkk..Kita bisa menambah ilmu kita, bahkan kalau jadi pengamat budaya, perut kita bisa kenyaangg terus, karena bisa mencicipi berbagai macam masakan daerah Indonesia..Hmm,, yummy....Nah, aku bertekad untuk menjadi pengamat budaya Indonesia, nanti aku akan membuat suatu acara sekali dalam setahun yg sangat meriah, dan semua RAKYAT INDONESIA, boleh datang dan menontonnya , tak terkecuali...Nanti aku menampilkan tarian2 daerah, lagu - lagu daerah, atau 'pun karya classic Bangsa Indonesia ( topeng, lukisan )dan di akhir acara aku akan menyajikan makanan daerah dari setiap daerah di Indonesia, dan aku akan menghadiakan souvenir karya seniman Indonesia di akhir acara.Aku juga akan melelang pakaian dan kain - kain batik dari galeri batik.Aku juga akan merawat bangunan tua, biar kayak di Inggris atau Perancis.Jadi, bukan hanya mereka saja bisa kami juga.Pokoknya, aku ingin menjadi seorang PENGUBAH.Semoga saja, itu semua dapat terkabul, dan tidak hanya hadir dalam mimpiku .
Ungkapan Kecil yang Aku Buat Satu Tahun yang Lalu
~Salah~
Siapa tak kenal Candi Borobudur?
Yang kata orang seven wonders of the world
Siapa tak kenal Pulau Komodo?
Yang katanya hanya satu di dunia
Siapa tak kenal Pulau Bali?
Yang kata orang seberang Pulau Dewata
Emas...
Kata orang perusahaan Freeport yang merawatnya dan itu milik Amerika
Minyak bumi....
Yang kata orang sebelah ada di pantai
Anoa....
Yang kata orang jarang dilihat di tempat lain
Kata teman asingku,"Enak sekali, kamu ya.Bisa melihat alam seindah dan luas seperti, ini setiap hari.Beruntung sekali dirimu itu."
Oh..Tuhan
Seharusnya pujian itu bukan untukku
Seharusnya keinginan temanku itu, jangan dilimpahkan kepadaku
Aku sendiri tidak mencintai, negeri tempat ibuku menyusui
Aku sendiri tidak merawat, tempat dimana ayahku disuapi
Aku sendiri tidak mewarnai negeriku, di mana tempat nenekku disisiri
Jangan limpahkan padaku!
Jangan berikan padaku!
Aku tahu, selama ini aku salah menilai
Terkadang tak sadar dalam mengagumi dan berkhayal
Mengagumi negeri orang, dan melupakan negeri sendiri
Tetapi, sekarang aku sudah berpikir kelam
Ada kesalahan tajam yang aku perbuat
Negeriku ini, hancur
Bukan karena Pak Presiden
Rumahku ini hancur
Bukan karena teroris
Tapi, karena kesalahanku
Aku seperti tamu agung di sini
Yang dapat datang dan pergi tanpa pamit
Aku hanya setengah memuji
Dan aku hanya setengah kagum
Ada apa ini?
Tidak peduli, kata orang
Untuk membeli produk dalam negeri
Untuk menyanyikan, "Indonesia Raya"
Untuk menarikan, "Tari Tor-tor"
Oh...Sekarang kemampuan berbahasaku hilang
Aku EGOIS
Aku SOMBONG
Aku mempelajari bahasa mereka, tapi melupakan negeriku sendiri
Pikirku aku akan membangun lembar baru di negeri orang
Tanpa harus tahu apa yang terjadi depannya
Teroris....
Bukan hanya engkau saja yang salah, melainkan aku
Karena tak sadarnya aku ini
Aku tinggalkan keamanan negeri ini
Karena inginnya aku pergi ke negeri seberang
Kulupakan keadaan para teman - teman di disini
Oh....Indonesia
Aku melupakanmu
Mungkin, suatu saat banyak generasi yang lupa akan ejaan panggilan untukmu itu
I-En-De-Oo-En-Ee-Es-Ii-Aa
Mimpiku di masa kecil hilang
Yang tadinya aku ingin rawat bangunan tua di Indonesia saat aku menjadi Presiden nanti
Seperti, di Perancis. dan Inggris
Oh, kesalahan tajam
Yang datang pada saat malam
Hilang sudah semua keinginan
Dan semua berubah menjadi kelam
:((
Siapa tak kenal Candi Borobudur?
Yang kata orang seven wonders of the world
Siapa tak kenal Pulau Komodo?
Yang katanya hanya satu di dunia
Siapa tak kenal Pulau Bali?
Yang kata orang seberang Pulau Dewata
Emas...
Kata orang perusahaan Freeport yang merawatnya dan itu milik Amerika
Minyak bumi....
Yang kata orang sebelah ada di pantai
Anoa....
Yang kata orang jarang dilihat di tempat lain
Kata teman asingku,"Enak sekali, kamu ya.Bisa melihat alam seindah dan luas seperti, ini setiap hari.Beruntung sekali dirimu itu."
Oh..Tuhan
Seharusnya pujian itu bukan untukku
Seharusnya keinginan temanku itu, jangan dilimpahkan kepadaku
Aku sendiri tidak mencintai, negeri tempat ibuku menyusui
Aku sendiri tidak merawat, tempat dimana ayahku disuapi
Aku sendiri tidak mewarnai negeriku, di mana tempat nenekku disisiri
Jangan limpahkan padaku!
Jangan berikan padaku!
Aku tahu, selama ini aku salah menilai
Terkadang tak sadar dalam mengagumi dan berkhayal
Mengagumi negeri orang, dan melupakan negeri sendiri
Tetapi, sekarang aku sudah berpikir kelam
Ada kesalahan tajam yang aku perbuat
Negeriku ini, hancur
Bukan karena Pak Presiden
Rumahku ini hancur
Bukan karena teroris
Tapi, karena kesalahanku
Aku seperti tamu agung di sini
Yang dapat datang dan pergi tanpa pamit
Aku hanya setengah memuji
Dan aku hanya setengah kagum
Ada apa ini?
Tidak peduli, kata orang
Untuk membeli produk dalam negeri
Untuk menyanyikan, "Indonesia Raya"
Untuk menarikan, "Tari Tor-tor"
Oh...Sekarang kemampuan berbahasaku hilang
Aku EGOIS
Aku SOMBONG
Aku mempelajari bahasa mereka, tapi melupakan negeriku sendiri
Pikirku aku akan membangun lembar baru di negeri orang
Tanpa harus tahu apa yang terjadi depannya
Teroris....
Bukan hanya engkau saja yang salah, melainkan aku
Karena tak sadarnya aku ini
Aku tinggalkan keamanan negeri ini
Karena inginnya aku pergi ke negeri seberang
Kulupakan keadaan para teman - teman di disini
Oh....Indonesia
Aku melupakanmu
Mungkin, suatu saat banyak generasi yang lupa akan ejaan panggilan untukmu itu
I-En-De-Oo-En-Ee-Es-Ii-Aa
Mimpiku di masa kecil hilang
Yang tadinya aku ingin rawat bangunan tua di Indonesia saat aku menjadi Presiden nanti
Seperti, di Perancis. dan Inggris
Oh, kesalahan tajam
Yang datang pada saat malam
Hilang sudah semua keinginan
Dan semua berubah menjadi kelam
:((
Kalau Bukan Sekarang, Kapan Lagi?
Aku punya teman, dia kasihan sekali.Aku sungguh iba, iba, iba, dan iba melihatnya.Sebut saja dia Joneth.Dia kasihan, mamanya pergi tidak tahu ke mana.Papanya juga, tidak tahu mana pekerjaan tetapnya.Bahkan, papanya pernah terjebak di judi, judi, ya seperti itulah.Dia sering berkeliaran di lingkungan rumahku, mungkin karena kurang perhatian, dia jadi mencari perhatian kepada orang - orang atau temannya.Mamiku pun iba melihatnya, sehingga, terkadang Joneth menginap di rumahku.Ia diberikan susuku, makanan, mandi di rumahku, selayaknya anak sendiri.Aku ingin menangis saat melihatnya belajar bersama denganku di meja belajar utama pinkku.Aku sebut meja belajar utama karena, meja belajar itu, meja belajar yang paling tua, besar, dan yang paling awet milikku.Dia kasihan, dia pernah gak naik kelas.Bajunya lusuh, sehingga bajuku yang kecil namun masih layak dipakaki kuberikan pada dia.Mamiku pun tak lupa untuk menasihati dan menjaga dia.Dia terkadang sering berkata yang tidak sopan.Mamiku pernah menasihatiku seperti ini, "Angel, kamu harus jadi anak raja yang sesungguhnya, ya!Walaupun kamu pintar, berkecukupan, nilai - nilai kamu bagus, dapat rangking satu, kamu harus tetap rendah hati.Jangan menganggap rendah orang" Mungkin, aku sering lalai dari nasihatku.Menyimpang sedikit, pikirku, tak apalah Tapi itulah, aku harus menanggung akibatnya.Aku juga punya teman seperti dia.Sebut saja Walley, dia kasihaaannnn bangett.Waktu aku kelas 3 SD aku pernah mendengar tangisan keras, berbunyi, "Auh..Mama ampun!" Aku juga mendengar suara seperti suara pukulan gesper / ikat pinggang.Dia kurus banget deh.Tulang semua kelihatannya.Tidak seperti aku.Karena kasihan, aku bersikap baik, dan ramah pada dia.Karena kelihatannya, dia tidak memiliki banyak teman.Mamiku pun demikian.Aku memberinya pakaian - pakaianku, ada yang kecil bagiku, ada juga yang muat namun aku jarang memakainya.Karena kalau bukan sekarang, kapan lagi kita berbuat demikian?Jangan menunggu hingga esok.
Karyaku Dua Tahun yang Lalu
Ning...Nong...Ning....Nong
Pak pos sudah datang!
Pertanda apa ini?
Wah...Wah...
Pasti akan ada natal!
Hore!
Tapi, apa yang dibawanya?
Hadiah kejutan atau surat ucapan?
Hmm..Aku tak sabar membukanya
Natal...Oh natalku
Pak pos sudah datang!
Pertanda apa ini?
Wah...Wah...
Pasti akan ada natal!
Hore!
Tapi, apa yang dibawanya?
Hadiah kejutan atau surat ucapan?
Hmm..Aku tak sabar membukanya
Natal...Oh natalku
Puisi yang Kubuat Beberapa Bulan yang Lalu untuk Tugas Agama
Terima Kasih Tuhan
Aku pernah berbohong, tetapi entah mengapa masih saja aku dapat bersekolah
Aku pernah mencuri, tetapi entah mengapa masih saja aku dapat menikmati makanan dan minuman
Aku pernah berkelahi., tetapi entah mengapa orang – orang masih menyanyangiku
Aku pernah melawan dan bertindak tidak adil, tetapi Tuhan masih membiarkanku hidup dan tetap menyayangiku
Aku tak bisa membayangkan
Jika Tuhan memberhentikan nafas hidupku
Aku tak bisa membayangkan
Jika Tuhan membiarkanku sengsara mengalami sakit – panyakit
Aku’pun tak pernah habis berpikir
Baiknya Tuhan, masih memberikan kami nafas di tengah dosa pekat yang kami perbuat
Kami tak tahu bagaimana sakitnya menahan rasa pedih dalam menghadapi manusia yang bersalah
Aku ingin memiliki hati sepertiMu, Tuhan
Aku ingin!
Seandainya aku punya beribu – ribu karat emas
Berbutir – butir mutiara
Bergram – gram perak
Bisakah aku tukar dengan hatiMu, Tuhan?
Sedikit saja, aku ingin menikmati bagaimana rasanya menjadi Engkau
Namun pasti, pemimpinanku tidak lebih sepurna dari Engkau
Tuhan, aku juga tak sadar
Bagaimana agungnya kemuliaanMu
Cinta berkobar dan pengorbanan besar
Begitu mudahnya Engkau berikan kepada kami
Padahal, kami bukan siapa –siapa
Yang hanya menumpang hidup, dan memelihara segala sesuatu yang Allah ciptakan
Aku sungguh bersyukur memiliki Engkau
Di tengah tanah tandus, Engkau masih menumbuhkan bunga
Di tengah samudera yang luas, kau masih memberikan jalan untuk kami menyeberang
Terima kasih Tuhan!
Tapi, aku tak punya apa – apa
Emas saja aku tak punya
Perak aku tak memiliki itu
Aku tak ada apa – apanya jika tak ada orang yang menyayangiku dan Engkau
Tapi, aku ingin membalas kasihMu, Tuhan
Tapi, aku tak tahu caranya
Kiranya kasih setiaku ini dapat menjadi hadiah yang paling mulia untukMu, Tuhan
Hanya sebaris kata yang dapat aku ungkapkan di lembar kertas tanpa adaya ini
Dengan segenap talenta dan kemampuan yang dariMu juga, Bapa
Aku satukan dengan hati serta setiaku kepadaMu
TERIMA KASIH TUHAN YESUS!
N
o FATHER can LEAVE their CHILD
o FATHER can POOR their FAMILY
© Ruth Arthasya Angelica
Aku pernah berbohong, tetapi entah mengapa masih saja aku dapat bersekolah
Aku pernah mencuri, tetapi entah mengapa masih saja aku dapat menikmati makanan dan minuman
Aku pernah berkelahi., tetapi entah mengapa orang – orang masih menyanyangiku
Aku pernah melawan dan bertindak tidak adil, tetapi Tuhan masih membiarkanku hidup dan tetap menyayangiku
Aku tak bisa membayangkan
Jika Tuhan memberhentikan nafas hidupku
Aku tak bisa membayangkan
Jika Tuhan membiarkanku sengsara mengalami sakit – panyakit
Aku’pun tak pernah habis berpikir
Baiknya Tuhan, masih memberikan kami nafas di tengah dosa pekat yang kami perbuat
Kami tak tahu bagaimana sakitnya menahan rasa pedih dalam menghadapi manusia yang bersalah
Aku ingin memiliki hati sepertiMu, Tuhan
Aku ingin!
Seandainya aku punya beribu – ribu karat emas
Berbutir – butir mutiara
Bergram – gram perak
Bisakah aku tukar dengan hatiMu, Tuhan?
Sedikit saja, aku ingin menikmati bagaimana rasanya menjadi Engkau
Namun pasti, pemimpinanku tidak lebih sepurna dari Engkau
Tuhan, aku juga tak sadar
Bagaimana agungnya kemuliaanMu
Cinta berkobar dan pengorbanan besar
Begitu mudahnya Engkau berikan kepada kami
Padahal, kami bukan siapa –siapa
Yang hanya menumpang hidup, dan memelihara segala sesuatu yang Allah ciptakan
Aku sungguh bersyukur memiliki Engkau
Di tengah tanah tandus, Engkau masih menumbuhkan bunga
Di tengah samudera yang luas, kau masih memberikan jalan untuk kami menyeberang
Terima kasih Tuhan!
Tapi, aku tak punya apa – apa
Emas saja aku tak punya
Perak aku tak memiliki itu
Aku tak ada apa – apanya jika tak ada orang yang menyayangiku dan Engkau
Tapi, aku ingin membalas kasihMu, Tuhan
Tapi, aku tak tahu caranya
Kiranya kasih setiaku ini dapat menjadi hadiah yang paling mulia untukMu, Tuhan
Hanya sebaris kata yang dapat aku ungkapkan di lembar kertas tanpa adaya ini
Dengan segenap talenta dan kemampuan yang dariMu juga, Bapa
Aku satukan dengan hati serta setiaku kepadaMu
TERIMA KASIH TUHAN YESUS!
N
o FATHER can LEAVE their CHILD
o FATHER can POOR their FAMILY
© Ruth Arthasya Angelica
Temanku
Teman...
Lihat diriku...
Tak mensyukuri, apa yang telah kumiliki
Pakaian yang layak,
Makanan yang sedap,
Dan orang – orang yang mencintaiku
Teman...
Penuh pengorbanan hidupmu
Sungguh tak kusangka
Engkau bertetes keringat setiap hari
Bahkan terkadang, kau rela bertetes keringat tubuhmu
Tanpa berkeluh kau melakukan
Apa yang tak seharusnya kau lakukan
Diriku...
Berubahlah engkau!
Lihat keadaan sekelilingmu!
Tak seperti engkau
Yang tercukupi, kebutuhanmu
Teman...
Sungguh haru aku
Melihat keadaanmu yang seperti itu
Tak seperti layaknya anak lain
Kau bekerja...
Tanpa berkeluh kesah
Temanku...
Haru aku melihatmu
Aku malu melihat diriku
Yang tak menyadari kehidupanku
Diriku...
Aku masih menginjak ubin yang halus
Aku masih memakan sayuran segar
Aku masih bisa menatap langit biru nan cerah
Aku masih bisa berkeluh kesah
Tetapi tidak dengamu, teman...
Batu kerikil masih harus kau lewati
Lapar perutmu bukan suatu masalah bagimu
Semua kau terima apa adanya
Temanku...
Kehidupanmu sungguh menjadi teladan bagiku
Pengorbananmu sungguh menjadi figur bagiku
Temanku...
Tetaplah kau menjadi yang terbaik
Di dalam kehidupanmu
Kuyakin kau pasti bisa!
Menjadi apa yang, kau cita – citakan selama ini
Terima kasih temanku, engkau telah mengubah hidupku
Aku sungguh haru melihat keadaan teman – teman di sekelilingku.Tak seperti kita, mereka harus bekerja demi mendapatkan uang.Kasihan sekali mereka, tak ada orang yang mau memperhatikannya.Tak seperti kita, masih ada orang tua, saudara kita, yang masih memperhatikan dan menyayangi kita.Jadi mulai sekarang kita harus, merubah kehidupan kita, menjadi lebih baik.
Ruth Arthasya Angelica / VB / 22
Teman...
Lihat diriku...
Tak mensyukuri, apa yang telah kumiliki
Pakaian yang layak,
Makanan yang sedap,
Dan orang – orang yang mencintaiku
Teman...
Penuh pengorbanan hidupmu
Sungguh tak kusangka
Engkau bertetes keringat setiap hari
Bahkan terkadang, kau rela bertetes keringat tubuhmu
Tanpa berkeluh kau melakukan
Apa yang tak seharusnya kau lakukan
Diriku...
Berubahlah engkau!
Lihat keadaan sekelilingmu!
Tak seperti engkau
Yang tercukupi, kebutuhanmu
Teman...
Sungguh haru aku
Melihat keadaanmu yang seperti itu
Tak seperti layaknya anak lain
Kau bekerja...
Tanpa berkeluh kesah
Temanku...
Haru aku melihatmu
Aku malu melihat diriku
Yang tak menyadari kehidupanku
Diriku...
Aku masih menginjak ubin yang halus
Aku masih memakan sayuran segar
Aku masih bisa menatap langit biru nan cerah
Aku masih bisa berkeluh kesah
Tetapi tidak dengamu, teman...
Batu kerikil masih harus kau lewati
Lapar perutmu bukan suatu masalah bagimu
Semua kau terima apa adanya
Temanku...
Kehidupanmu sungguh menjadi teladan bagiku
Pengorbananmu sungguh menjadi figur bagiku
Temanku...
Tetaplah kau menjadi yang terbaik
Di dalam kehidupanmu
Kuyakin kau pasti bisa!
Menjadi apa yang, kau cita – citakan selama ini
Terima kasih temanku, engkau telah mengubah hidupku
Aku sungguh haru melihat keadaan teman – teman di sekelilingku.Tak seperti kita, mereka harus bekerja demi mendapatkan uang.Kasihan sekali mereka, tak ada orang yang mau memperhatikannya.Tak seperti kita, masih ada orang tua, saudara kita, yang masih memperhatikan dan menyayangi kita.Jadi mulai sekarang kita harus, merubah kehidupan kita, menjadi lebih baik.
Ruth Arthasya Angelica / VB / 22
Ungkapan Sederhana Dariku untuk Sekolahku
Aku membuatnya kurang lebih setahun yang lalu
Sekolahku
Sekolahku….
Mentari mulai menyambut pagi
Malam hari telah dilalui
Kau tetap berdiri kokoh di tempat itu
Menemaniku menimba ilmu
Menjadikanku seorang teguh
Sekolahku….
Tak terbayangkan jika kau tak ada
Hariku sepi tanpa arti
Seorang diri seperti tak berarti
Menatap langit biru dengan tatapan kosong dan tiada arti
Sekolahku….
Aku sungguh berterima kasih padamu
Jasamu telah memberiku ilmu
Tempatku menimba ilmu
Sebagai bekal masa depanku…
Terima Kasih Sekolahku….
Sekolahku
Sekolahku….
Mentari mulai menyambut pagi
Malam hari telah dilalui
Kau tetap berdiri kokoh di tempat itu
Menemaniku menimba ilmu
Menjadikanku seorang teguh
Sekolahku….
Tak terbayangkan jika kau tak ada
Hariku sepi tanpa arti
Seorang diri seperti tak berarti
Menatap langit biru dengan tatapan kosong dan tiada arti
Sekolahku….
Aku sungguh berterima kasih padamu
Jasamu telah memberiku ilmu
Tempatku menimba ilmu
Sebagai bekal masa depanku…
Terima Kasih Sekolahku….
Tugas SBK
Batik
Batik adalah salah satu cara pembuatan bahan pakaian. Selain itu batik bisa mengacu pada dua hal. Yang pertama adalah teknik pewarnaan kain dengan menggunakan malam untuk mencegah pewarnaan sebagian dari kain. Dalam literatur internasional, teknik ini dikenal sebagai wax-resist dyeing. Pengertian kedua adalah kain atau busana yang dibuat dengan teknik tersebut, termasuk penggunaan motif-motif tertentu yang memiliki kekhasan. Batik Indonesia, sebagai keseluruhan teknik, teknologi, serta pengembangan motif dan budaya yang terkait, oleh UNESCO telah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober, 2009. [1]
Kata "batik" berasal dari gabungan dua kata bahasa Jawa: "amba", yang bermakna "menulis" dan "titik" yang bermakna "titik".[rujukan?]
Sejarah teknik batik
Tekstil batik dari Niya (Cekungan Tarim), Tiongkok
Detail ukiran kain yang dikenakan Prajnaparamita, arca yang berasal dari Jawa Timur abad ke-13. Ukiran pola kembang-kembang yang rumit ini mirip dengan pola batik tradisional Jawa kini.
Seni pewarnaan kain dengan teknik pencegahan pewarnaan menggunakan malam adalah salah satu bentuk seni kuno. Penemuan di Mesir menunjukkan bahwa teknik ini telah dikenal semenjak abad ke-4 SM, dengan diketemukannya kain pembungkus mumi yang juga dilapisi malam untuk membentuk pola. Di Asia, teknik serupa batik juga diterapkan di Tiongkok semasa Dinasti T'ang (618-907) serta di India dan Jepang semasa Periode Nara (645-794). Di Afrika, teknik seperti batik dikenal oleh Suku Yoruba di Nigeria, serta Suku Soninke dan Wolof di Senegal.[2]. Di Indonesia, batik dipercaya sudah ada semenjak zaman Majapahit, dan menjadi sangat populer akhir abad XVIII atau awal abad XIX. Batik yang dihasilkan ialah semuanya batik tulis sampai awal abad XX dan batik cap baru dikenal setelah Perang Dunia I atau sekitar tahun 1920-an.[3]
Walaupun kata "batik" berasal dari bahasa Jawa, kehadiran batik di Jawa sendiri tidaklah tercatat. G.P. Rouffaer berpendapat bahwa tehnik batik ini kemungkinan diperkenalkan dari India atau Srilangka pada abad ke-6 atau ke-7. [2]Di sisi lain, J.L.A. Brandes (arkeolog Belanda) dan F.A. Sutjipto (arkeolog Indonesia) percaya bahwa tradisi batik adalah asli dari daerah seperti Toraja, Flores, Halmahera, dan Papua. Perlu dicatat bahwa wilayah tersebut bukanlah area yang dipengaruhi oleh Hinduisme tetapi diketahui memiliki tradisi kuna membuat batik.[4]
G.P. Rouffaer juga melaporkan bahwa pola gringsing sudah dikenal sejak abad ke-12 di Kediri, Jawa Timur. Dia menyimpulkan bahwa pola seperti ini hanya bisa dibentuk dengan menggunakan alat canting, sehingga ia berpendapat bahwa canting ditemukan di Jawa pada masa sekitar itu.[4] Detil ukiran kain yang menyerupai pola batik dikenakan oleh Prajnaparamita, arca dewi kebijaksanaan buddhis dari Jawa Timur abad ke-13. Detil pakaian menampilkan pola sulur tumbuhan dan kembang-kembang rumit yang mirip dengan pola batik tradisional Jawa yang dapat ditemukan kini. Hal ini menunjukkan bahwa membuat pola batik yang rumit yang hanya dapat dibuat dengan canting telah dikenal di Jawa sejak abad ke-13 atau bahkan lebih awal.
Legenda dalam literatur Melayu abad ke-17, Sulalatus Salatin menceritakan Laksamana Hang Nadim yang diperintahkan oleh Sultan Mahmud untuk berlayar ke India agar mendapatkan 140 lembar kain serasah dengan pola 40 jenis bunga pada setiap lembarnya. Karena tidak mampu memenuhi perintah itu, dia membuat sendiri kain-kain itu. Namun sayangnya kapalnya karam dalam perjalanan pulang dan hanya mampu membawa empat lembar sehingga membuat sang Sultan kecewa.[5] Oleh beberapa penafsir,who? serasah itu ditafsirkan sebagai batik.
Dalam literatur Eropa, teknik batik ini pertama kali diceritakan dalam buku History of Java (London, 1817) tulisan Sir Thomas Stamford Raffles. Ia pernah menjadi Gubernur Inggris di Jawa semasa Napoleon menduduki Belanda. Pada 1873 seorang saudagar Belanda Van Rijekevorsel memberikan selembar batik yang diperolehnya saat berkunjung ke Indonesia ke Museum Etnik di Rotterdam dan pada awal abad ke-19 itulah batik mulai mencapai masa keemasannya. Sewaktu dipamerkan di Exposition Universelle di Paris pada tahun 1900, batik Indonesia memukau publik dan seniman.[2]
Semenjak industrialisasi dan globalisasi, yang memperkenalkan teknik otomatisasi, batik jenis baru muncul, dikenal sebagai batik cap dan batik cetak, sementara batik tradisional yang diproduksi dengan teknik tulisan tangan menggunakan canting dan malam disebut batik tulis. Pada saat yang sama imigran dari Indonesia ke Persekutuan Malaya juga membawa batik bersama mereka.
Budaya batik
Pahlawan wanita R.A. Kartini dan suaminya memakai rok batik. Batik motif parang yang dipakai Kartini adalah pola untuk para bangsawan
Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama. Perempuan-perempuan Jawa di masa lampau menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata pencaharian, sehingga di masa lalu pekerjaan membatik adalah pekerjaan eksklusif perempuan sampai ditemukannya "Batik Cap" yang memungkinkan masuknya laki-laki ke dalam bidang ini. Ada beberapa pengecualian bagi fenomena ini, yaitu batik pesisir yang memiliki garis maskulin seperti yang bisa dilihat pada corak "Mega Mendung", dimana di beberapa daerah pesisir pekerjaan membatik adalah lazim bagi kaum lelaki.
Tradisi membatik pada mulanya merupakan tradisi yang turun temurun, sehingga kadang kala suatu motif dapat dikenali berasal dari batik keluarga tertentu. Beberapa motif batik dapat menunjukkan status seseorang. Bahkan sampai saat ini, beberapa motif batik tadisional hanya dipakai oleh keluarga keraton Yogyakarta dan Surakarta.
Batik Cirebon bermotif mahluk laut
Batik merupakan warisan nenek moyang Indonesia ( Jawa ) yang sampai saat ini masih ada. Batik juga pertama kali diperkenalkan kepada dunia oleh Presiden Soeharto, yang pada waktu itu memakai batik pada Konferensi PBB.
Batik dipakai untuk membungkus seluruh tubuh oleh penari Tari Bedhoyo Ketawang di keraton jawa.
Corak batik
Ragam corak dan warna Batik dipengaruhi oleh berbagai pengaruh asing. Awalnya, batik memiliki ragam corak dan warna yang terbatas, dan beberapa corak hanya boleh dipakai oleh kalangan tertentu. Namun batik pesisir menyerap berbagai pengaruh luar, seperti para pedagang asing dan juga pada akhirnya, para penjajah. Warna-warna cerah seperti merah dipopulerkan oleh Tionghoa, yang juga mempopulerkan corak phoenix. Bangsa penjajah Eropa juga mengambil minat kepada batik, dan hasilnya adalah corak bebungaan yang sebelumnya tidak dikenal (seperti bunga tulip) dan juga benda-benda yang dibawa oleh penjajah (gedung atau kereta kuda), termasuk juga warna-warna kesukaan mereka seperti warna biru. Batik tradisonal tetap mempertahankan coraknya, dan masih dipakai dalam upacara-upacara adat, karena biasanya masing-masing corak memiliki perlambangan masing-masing.
Cara pembuatan
Semula batik dibuat di atas bahan dengan warna putih yang terbuat dari kapas yang dinamakan kain mori. Dewasa ini batik juga dibuat di atas bahan lain seperti sutera, poliester, rayon dan bahan sintetis lainnya. Motif batik dibentuk dengan cairan lilin dengan menggunakan alat yang dinamakan canting untuk motif halus, atau kuas untuk motif berukuran besar, sehingga cairan lilin meresap ke dalam serat kain. Kain yang telah dilukis dengan lilin kemudian dicelup dengan warna yang diinginkan, biasanya dimulai dari warna-warna muda. Pencelupan kemudian dilakukan untuk motif lain dengan warna lebih tua atau gelap. Setelah beberapa kali proses pewarnaan, kain yang telah dibatik dicelupkan ke dalam bahan kimia untuk melarutkan lilin.
Pembuatan batik cap
Menurut teknik
• Batik tulis adalah kain yang dihias dengan teksture dan corak batik menggunakan tangan. Pembuatan batik jenis ini memakan waktu kurang lebih 2-3 bulan.
• Batik cap adalah kain yang dihias dengan teksture dan corak batik yang dibentuk dengan cap ( biasanya terbuat dari tembaga). Proses pembuatan batik jenis ini membutuhkan waktu kurang lebih 2-3 hari.
• Batik lukis adalah proses pembuatan batik dengan cara langsung melukis pada kain putih
Batik Jawa
batik Jawa adalah sebuah warisan kesenian budaya orang Indonesia, khususnya daerah Jawa yang dikuasai orang Jawa dari turun temurun. Batik Jawa mempunyai motif-motif yang berbeda-beda. Perbedaan motif ini biasa terjadi dikarnakan motif-motif itu mempunyai makna, maksudnya bukan hanya sebuah gambar akan tetapi mengandung makna yang mereka dapat dari leluhur mereka, yaitu penganut agama animisme, dinamisme atau Hindu dan Buddha. Batik jawa banyak berkembang di daerah Solo atau yang biasa disebut dengan batik Solo.
Batik Tiga Negeri
Batik Jawa Hokokai 1942-1945
Batik Buketan asal Pekalongan dengan desain pengaruh Eropa
Batik Buketan
Batik Lasem
BATIK
Sedemikian rumitnya tatanan busana yang terkait erat dengan adat dan tata sopan santun kalangan keraton, maka pemakaian kain batik sebagai busana kebesaran harus mentaati segala peraturaan yang beriaku. Misalnya pemakaian kain batik untuk kalangan wanita harus menutupi mata kaki. Kalau memakai kain batik jauh lebih tinggi dari mata kaki, hal itu bisa diartikan wanita tersebut tidak paham adat, serta tidak sopan. Pakaian lembaran kain batik dimulai dari ujungnya masuk ke sebelah kiri pinggang pemakainya, dan ujung kain batik lainnya melingkari tubuh ke arah kanan. Sehingga ujung kain batik yang diwiru berada paling atas dan ke arah kanan pinggang pemakainya.
Ini berbeda dengan cara pemakaian kain batik bagi kaum pria. Dimulai dengan memasukkan ujung kain batik ke bagian kanan pinggang, lalu ditutupi kain batik yang melingkari pinggang memutar ke kanan, lalu ke kiri. Sehingga ujung kain batik yang dilipat-lipat (diwiru) berada di tengah menghadap ke kiri. Bagian atas kain batik (bagian pinggang) diikat dengan ikat pinggang (epek) serta kain pengikat pinggang yang panjang. Bagian ini tertutup oleh kain benting (ikat pinggang panjang) yang terbuat dari kain beludru bermotif kembang-kernbang. Kemudian tertutup oleh baju kebaya (untuk kaum wanita), atau beskap (untuk kaum pria). Dengan mengenakan busana Jawi lengkap termasuk sebilah keris yang terselip di lipatan ikat pinggang, dengan kepala ditutup blangkon (kuluk) untuk kaum pria, terasalah kebesaran jiwa.
Sementara kaum wanitanya dalam panutan busana batik dengan kain kebayanya yang membentuk potongan tubuh yang indah, terasakan keagungannya. Di luar upacara tradisional, misalnya pada suatu pasta perkawinan di luar keraton, kemeja batik atau gaun batik dengan pelbagai corak motif dan warnanya sudah merupakan busana resmi. Keanggunan seni batik tidak saja struktur warnanya yang serasi, juga corak lukisan batiknya yang penuh berisi filosofi dan penuh ragam sekaligus memberi ciri khas nilai seni budaya Jawa serta kebanggaan nasional
SENI BATIK
Seni batik pada dasarnya merupakan seni lukis dengan bahan: kain, canthing dan malam ‘sebangsa cairan lilin’. Canthing biasanya berbentuk seperti mangkuk kecil dengan tangki (pegangan) terbuat dari kayu atau bambu dan bermoncong satu atau lebih. Canthing yang bermoncong satu untuk membuat garis, titik atau cerek, sedangkan canthing yang bermoncong beberapa (dapat sampai tujuh) dipakai untuk membuat hiasan berupa kumpulan titik-titik.
Masih bertahannya seni batik sampai jaman moderen ini, tidak dapat dilepaskan adanya kebanggaan, adat tradisi, sifat religius dari ragam hias batik, serta usaha untuk melestarikan pemakai batik tradisional dan tata warna tradisional. Dilihat dari proses pembuatannya ada batik tulis dan batik cap. Dengan semakin berkembangnya motif dan ragam hias batik cap, mengakibatkan batik tulis tradisional mengalami kemunduran. Hal ini dapat dimengerti sebab batik tulis secara ekonomis harga relatif mahal dan jumlah pengrajin batik tulis semakin berkurang.
Sekarang ini ada beberapa daerah yang masih dapat dikatakan sebagai daerah pembatikan tradisional. Daerah yang dimaksud antara lain: Surakarta, Yogyakarta, Cirebon, Indramayu, Garut, Pekalongan, Lasem, Madura, Jambi, Sumatera Barat, Bali dan lain-lain.
Surakarta atau Surakarta Hadiningrat juga dikenal dengan nama Solo merupakan ibukota kerajaan dari Karaton Surakarta Hadiningrat. Surakarta merupakan pusat pusat pemerintahan, agama dan kebudayaan. Sebagai pusat kebudayaan Surakarta tidak dapat dilepaskan sebagai sumber seni dan ragam hias batiknya. Ragam hias batik umumnya bersifat simbolos yang erat hubungannya dengan filsafat Jawa-Hindu, misalnya :
a. Sawat atau hase ‘sayap’ melambangkan mahkota atau perguruan tinggi.
b. Meru ‘gunung’ melambangkan gunung atau tanah
c. Naga ‘ular’ melambangkan air (tula atau banyu)
a Burung melambangkan angin atau dunia atas
b Lidah api melambangkan nyala api atau geni
Penciptaan ragam hias batik tidak hanya memburu keindahannya saja, tetapi juga memperhitungkan nilai filsafat hidup yang terkandung dalam motifnya. Yang dalam filsafat hidup tersebut terkandung harapan yang luhur dari penciptanya yang tulus agar dapat membawa kebaikan dan kebahagiaaan pemakainya. Beberapa contoh :
a. Ragam hias slobong, yang berarti agak besar atau longgar atau lancar yang dipakai untuk melayat dengan harapan agar arwah yang meninggal dunia tidak mendapat kesukaran dan dapat diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
b. Ragam hias sida mukti, yang berarti ‘jadi bahagia’, dipakai oleh pengantin pria dan wanita, dengan harapan agar pengantin terus-menerus hidup dalam kebahagiaan.
Dengan demikian dapatlah dinyatakan bahwa ragam hias dalam seni batik aturan dan tata cara pemakainya menyangkut harapan pemakainya. Disamping itu, khusus di Karaton Surakarta, ragam hias batik (terutama kain batik) dapat menyatakan kedudukan sosial pemakainya, misalnya ragam hias batik parang rusak barong atau motif lereng hanya boleh dipakai oleh raja dan putra sentana. Bagi abdi dalem tidak diperkenankan memakai ragam hias tersebut.
Seni batik bagi Karaton Surakarta merupakan suatu hal yang penting dalam pelaksanaan tata adat busana tradisional Jawa, dan dalam busana tradisional ini kain batik memegang peranan yang cukup penting bagi pelestarian dan pengembangan seni budaya jawa kedepan.
Berikut adalah contoh dari jenis – jenis batik yakni, batik cap :
Batik cap
Batik Cap adalah salah satu jenis hasil proses produksi batik yang menggunakan canting cap. Canting cap yang dimaksud di sini mirip seperti stempel, hanya bahannya terbuat dari tembaga dan dimensinya lebih besar, rata-rata berukuran 20cm X 20cm.
Proses Pembuatan
• Kain mori diletakkan di atas meja datar yang telah dilapisi dengan bahan yang empuk
• Malam direbus hingga mencair dan dijaga agar suhu cairan malam ini tetap dalam kondiri 60 s/d 70 derajat Celcius
• Canting Cap lalu dimasukkan kedalam cairan malam tadi (kurang lebih 2 cm bagian bawah canting cap yang tercelup cairan malam)
• Canting Cap kemudian di-cap-kan (di-stempel-kan) dengan tekanan yang cukup di atas kain mori yang telah disiapkan tadi
• Cairan malam akan meresap ke dalam pori-pori kain mori hingga tembus ke sisi lain permukaan kain mori
• Setelah proses penge-cap-an selesai dengan berbagai kombinasi canting cap yang digunakan, selanjutnya kain mori akan dilakukan proses pewarnaan, dengan cara mencelupkan kain mori ini ke dalam tangki yang berisi warna yang sudah dipilih.
• Kain mori yang permukaannya telah diresapi oleh cairan malam, tidak akan terkena dalam proses pewarnaan ini.
• Setelah proses pewarnaan, proses berikutnya adalah penghilangan berkas motif cairan malam melalui proses penggodogan.
• Sehingga akan nampak 2 warna, yaitu warna dasar asli kain mori yang tadi tertutup malam, dan warna setelah proses pewarnaan tadi.
• Jika akan diberikan kombinasi pewarnaan lagi, makan harus dimulai lagi dari proses penge-cap-an cairan malam - pewarnaan - penggodogan lagi.
• Sehingga diperlukan proses berulang untuk setiap warna.
• Hal yang menarik dari batik cap adalah pada proses perkawinan warna, karena permukaan kain mori yang telah diwarna sebelumnya akan diwarna lagi pada proses pewarnaan berikutnya, sehingga perlu keahlian khusus dalam proses pemilihan & perkawinan warna.
• Oleh karena proses pewarnaan yang berulang-ulang dan menyeluruh pada setiap pori-pori kain mori, maka warna pada batik cap cenderung lebih awet dan tahan lama dibandingkan dengan batik yang lain.
• Proses terakhir dari pembuatan batik cap adalah proses pembersihan dan pencerahan warna dengan soda. Selanjutnya dikeringkan dan disetrika.
• Warna batik kedua belah sisi kain adalah sama
• Warna batik lebih mengkilap
• Motif tidak terlalu detil
• Biasanya warna dasar adalah warna tua / gelap.
Kain Batik dan Tekstil Bermotif Batik
Batik merupakan warisan budaya Indonesia, pada umumnya masyarakat Indonesia sudah paham tentang hal tersebut, namun cara membedakan antara batik dan tekstil bermotif batik secara umum masyarakat Indonesia atau para konsumen batik masih banyak yang belum paham. Seringkali konsumen bangga dengan batik yang dikenakannya, dikarenakan beli di toko batik yang sudah cukup terkenal, harganya lumayan mahal, tapi sebenarnya bukan kain batik yang didapatkannya namun kain tekstil bermotif batik atau lebih dikenal dengan kain sablon (print).
Definisi batik secara umum yang telah disepakati pada saat konvensi batik Internaional di Yogyakarta pada tahun 1997 adalah proses penulisan gambar atau ragam hias pada media apapun denganmenggunakan lilin batik (wax)sebagai alat perintang warna. Bilamana prosesnya tanpa menggunakan lilin batik maka tidak bisa dinamakan batik, dan dikatakan tekstil bermotif batik.
Bilamana dilihat dari sisi fungsi dan kegunaan, kain batik ataupun tekstil bermotif batik tidak ada bedanya, begitupula bila dilihat dari sisi ekonomi keduanya adalah bagian dari bisnis yang sangat menjanjikan dan dapat mendatangkan keuntungan bagi seluruh masyarakat. Harga batik yang asli relatif lebih mahal maka dengan sendirinya bagisebagian masyarakat yang tingkat ekonominya rendah tidak akan terjangkau untuk membeli kain batik. Maka dengan banyak beredarnya kain tekstil bermotif batik, untuk masyarakatkelas menengah ke bawah akhirnya bisa mengenakan busana bermotif batik.
Masalahnya adalah bagi konsumen yang telah membayar dengan harga yang cukup mahal tapi yang didapatnya bukan kain batik asli, namun sekedar tekstil bermotif batik.
Pemerintah melalui departemen perindustrian telah mengusulkan “Batik Mark” yaitu berupa tanda atau label yang membedakan kualitas batik berdasarkan proses pembuatannya. Tanda tersebut meliputi kualitas batik tulis, batik cap dan batik kombinasi tulis dan cap. Tujuan semula adalah agar konsumen tidak akan merasa tertipu dengan melihat tanda yang ditempelkan pada kain batik tersebut, serta keuntungan bagi produsen atau penjual bisa untuk meningkatkan harga jualnya sesuai dengan kualitas yang ditawarkan. Namun hingga saat ini oleh produsen dan pedagang kain batik belum bisa melaksanakan penandaan Batik Mark tersebut dikarenakan untuk proses mendapatkan label tersebut perlu biaya dan waktu untuk mengurusnya.
Untuk mengetahui perbedaan antara batik dan tekstil bermotif batik tersebut ada tips yang bisa membantu cara memilih kain batik sbb:
A. Kain Batik
1.Pada umumnya bahan dasar yang digunakan adalah terbuat dari serat alam atau serat selulosa atau serat yang dihasilkan dari binatang. Jenis kain batik yang digunakan secara umum diantaranya adalah kain katun, kain rayon, kain rami dan kain sutra. Proses batik tidak bisa menggunakan jenis kain yang terbuat dari bahan polyester.
2.Gambar pada kain batik biasanya sebagian akan tembus hingga pada bagian belakang kain. Terlebih lagi untuk jenis kain batik tulis halus, maka pengerjaan pelilinannya akan dilakukan pada kedua muka kain. Khusus pada kain batik yang teknik produksinya dengan mengguna- kan teknik sablon lilin dingin gambarnya hampir tidak tembus sama sekali, berbeda dengan yang menggunakan teknik lilin panas maka hasilnya akan tembus hingga ke belakang kain tersebut.
3.Bau kain batik akan tercium aroma lilin. Untuk mengetahui aroma lilin ini, biasanya oleh konsumen kain batik tersebut didekatkan pada indera penciumannya. Bahkan ada yang pernah mengatakan bahwa kalau mencium aroma kain batik bisa mengingatkan pada kasih sayang orang tuanya yang dulu menggendongnya ketika bayi dengan kain selendang batik. Ada pula yang mengatakan kalau sudah mencium aroma kain-kain batik bisa menghilangkan stress.
4.Detail gambar pada kain batik relatif lebih sederhana bilamana dibandingkan dengan tekstil bermotif batik. Khusus untuk detail gambar dengan ukuran yang kecil-kecil dengan warna lebih gelap akan sangat susah didapatkan pada kain batik. Hal ini dikarenakan keterbatasan pada proses pengerjaan pelilinannya.
5.Harga kain batik relatif lebih mahal dan jumlahnya terbatas.
6.Bentuk ragam hias atau ornamen pada sehelai kain batik terkadang tidak ada kesamaan yang tepat antara motif yang satu dengan yang lainnya, sekalipun secara proses kain batik tersebut dibuat dengan teknik batik cap. Apalagi bentuk motif yang ada pada satu lembar kain batik yang satu dengan yang lainnya kemungkinan besar pasti ada perbedaan.
7.Kain batik jarang kita temui dalam bentuk kemasan gulungan. Biasanya kain batik dikemas dalam bentuk lipatan atau dibungkus satu persatu atau set.
A. Tekstil Bermotif Batik (Sablon atau Print)
1.Pada umumnya bahan dasar yang digunakan adalah terbuat dari serat polyester walaupun ada juga yang terbuat dari kain katun, kain rayon, kain rami dan kain sutra seperti halnya pada kain batik.
2.Gambar padakain tekstil bermotif batik (sablon) biasanya tidak akan tembus hingga pada bagian belakang kain.
3.Kain sablon tidak tercium bau lilin dan hampir tidak ada aroma apapun.
4.Detail gambar pada kain sablon relatif lebih halus dan lebih lengkap bilamana dibandingkan dengan kain batik. Pada kain tekstil bermotif batik (sablon) detail gambarnya lebih bisa mencapai ukuran yang kecil-kecil dengan warna-warna yang lebih gelap bisa didapatkan, berbeda dengan kain batik. Hal ini dikarenakan kemampuan proses sablon semakin bagus dan teknologinya semakin maju. Proses sablon sendiri banyak macamnya diantaranya adalah dengan teknik sablon tangan (hand printing), menggunakan plat dan sistem rotary yaitu dengan teknik pencetakan berputar menggunakan silinder. Tiap teknik mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing yang berhubungan dengan ukuran gambar dan kualitas detail motifnya.
5.Harga kain sablon relatif lebih murah, serta jumlah produksinya biasanya lebih banyak hal ini ditempuh agar biaya untuk pembuatan film/plat atau pembuatan screen sablon bisa tertutupi (break event point), karena biaya pembuatan film cukup mahal, sehingga bila diproduksinya sedikit maka dengan sendirinya harga kain akan sama mahalnya dengan kain batik.
6.Bentuk ragam hias atau ornamen pada lembaran kain sablon sudah pasti akan banyak kesamaannya dan tepat antara motif yang satu dengan yang lainnya.
7.Kain sablon bisa kita temui dalam bentuk gulungan. Biasanya dalam satu gulung bisa mencapai panjangnya lebih dari 100 meter.
Pada akhirnya, baik yang mengunakan busana kain batik maupun yang menggunakan busana sablon atau tekstil bermotif batik yang pasti kita semua cinta batik Indonesia. Dan tidak berapa lama lagi pada tahun ini bangsa Indonesia akan mendapatkan award dari UNESCO bahwa batik adalah budaya bangsa Indonesia setelah diakuinya keris dan wayang kulit yang telah mendapatkan penghargaan dari UNESCO terlebih dulu.
A.Contoh Kain Batik
Bahan Dasar Sutera Tenun ATBM
B.Contoh Tekstil Bermotif Batik
Bahan Dasar Polyester
Batik – batik di jaman sekarang ini pun sudah banyak yang berubah model dan dibuat menjadi bermacam – macam variasi.Banyak orang yang menyebutnya batik modern.Model batik modern banyak yang disesuaikan dengan seleran maupun model yang sedang ‘trend’ atau ‘on’Sehingga itu dapat membangkitkan pasar – pasar di Indonesia.Kain batik modern pun sekarang sudah benyak digunakan sebagai baju pengantin, selendang, sebagai motif kain dompet, dasi, celana, sampul buku, bahkan jas dan payung batik.Itulah perkembangan jaman.Kita harus mensyukuri itu semua sebagai budaya dan kita hrus mencintai dan terus melestarikannya.Kita cukup bangga dengan Indonesia.
Berikut gambar – gambar batik modern :
Gambar – gambar maupun koleksi dan model – model batik dari berbagai daerah :
Ruth Arthasya Angelica/ VIA/23
Batik adalah salah satu cara pembuatan bahan pakaian. Selain itu batik bisa mengacu pada dua hal. Yang pertama adalah teknik pewarnaan kain dengan menggunakan malam untuk mencegah pewarnaan sebagian dari kain. Dalam literatur internasional, teknik ini dikenal sebagai wax-resist dyeing. Pengertian kedua adalah kain atau busana yang dibuat dengan teknik tersebut, termasuk penggunaan motif-motif tertentu yang memiliki kekhasan. Batik Indonesia, sebagai keseluruhan teknik, teknologi, serta pengembangan motif dan budaya yang terkait, oleh UNESCO telah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober, 2009. [1]
Kata "batik" berasal dari gabungan dua kata bahasa Jawa: "amba", yang bermakna "menulis" dan "titik" yang bermakna "titik".[rujukan?]
Sejarah teknik batik
Tekstil batik dari Niya (Cekungan Tarim), Tiongkok
Detail ukiran kain yang dikenakan Prajnaparamita, arca yang berasal dari Jawa Timur abad ke-13. Ukiran pola kembang-kembang yang rumit ini mirip dengan pola batik tradisional Jawa kini.
Seni pewarnaan kain dengan teknik pencegahan pewarnaan menggunakan malam adalah salah satu bentuk seni kuno. Penemuan di Mesir menunjukkan bahwa teknik ini telah dikenal semenjak abad ke-4 SM, dengan diketemukannya kain pembungkus mumi yang juga dilapisi malam untuk membentuk pola. Di Asia, teknik serupa batik juga diterapkan di Tiongkok semasa Dinasti T'ang (618-907) serta di India dan Jepang semasa Periode Nara (645-794). Di Afrika, teknik seperti batik dikenal oleh Suku Yoruba di Nigeria, serta Suku Soninke dan Wolof di Senegal.[2]. Di Indonesia, batik dipercaya sudah ada semenjak zaman Majapahit, dan menjadi sangat populer akhir abad XVIII atau awal abad XIX. Batik yang dihasilkan ialah semuanya batik tulis sampai awal abad XX dan batik cap baru dikenal setelah Perang Dunia I atau sekitar tahun 1920-an.[3]
Walaupun kata "batik" berasal dari bahasa Jawa, kehadiran batik di Jawa sendiri tidaklah tercatat. G.P. Rouffaer berpendapat bahwa tehnik batik ini kemungkinan diperkenalkan dari India atau Srilangka pada abad ke-6 atau ke-7. [2]Di sisi lain, J.L.A. Brandes (arkeolog Belanda) dan F.A. Sutjipto (arkeolog Indonesia) percaya bahwa tradisi batik adalah asli dari daerah seperti Toraja, Flores, Halmahera, dan Papua. Perlu dicatat bahwa wilayah tersebut bukanlah area yang dipengaruhi oleh Hinduisme tetapi diketahui memiliki tradisi kuna membuat batik.[4]
G.P. Rouffaer juga melaporkan bahwa pola gringsing sudah dikenal sejak abad ke-12 di Kediri, Jawa Timur. Dia menyimpulkan bahwa pola seperti ini hanya bisa dibentuk dengan menggunakan alat canting, sehingga ia berpendapat bahwa canting ditemukan di Jawa pada masa sekitar itu.[4] Detil ukiran kain yang menyerupai pola batik dikenakan oleh Prajnaparamita, arca dewi kebijaksanaan buddhis dari Jawa Timur abad ke-13. Detil pakaian menampilkan pola sulur tumbuhan dan kembang-kembang rumit yang mirip dengan pola batik tradisional Jawa yang dapat ditemukan kini. Hal ini menunjukkan bahwa membuat pola batik yang rumit yang hanya dapat dibuat dengan canting telah dikenal di Jawa sejak abad ke-13 atau bahkan lebih awal.
Legenda dalam literatur Melayu abad ke-17, Sulalatus Salatin menceritakan Laksamana Hang Nadim yang diperintahkan oleh Sultan Mahmud untuk berlayar ke India agar mendapatkan 140 lembar kain serasah dengan pola 40 jenis bunga pada setiap lembarnya. Karena tidak mampu memenuhi perintah itu, dia membuat sendiri kain-kain itu. Namun sayangnya kapalnya karam dalam perjalanan pulang dan hanya mampu membawa empat lembar sehingga membuat sang Sultan kecewa.[5] Oleh beberapa penafsir,who? serasah itu ditafsirkan sebagai batik.
Dalam literatur Eropa, teknik batik ini pertama kali diceritakan dalam buku History of Java (London, 1817) tulisan Sir Thomas Stamford Raffles. Ia pernah menjadi Gubernur Inggris di Jawa semasa Napoleon menduduki Belanda. Pada 1873 seorang saudagar Belanda Van Rijekevorsel memberikan selembar batik yang diperolehnya saat berkunjung ke Indonesia ke Museum Etnik di Rotterdam dan pada awal abad ke-19 itulah batik mulai mencapai masa keemasannya. Sewaktu dipamerkan di Exposition Universelle di Paris pada tahun 1900, batik Indonesia memukau publik dan seniman.[2]
Semenjak industrialisasi dan globalisasi, yang memperkenalkan teknik otomatisasi, batik jenis baru muncul, dikenal sebagai batik cap dan batik cetak, sementara batik tradisional yang diproduksi dengan teknik tulisan tangan menggunakan canting dan malam disebut batik tulis. Pada saat yang sama imigran dari Indonesia ke Persekutuan Malaya juga membawa batik bersama mereka.
Budaya batik
Pahlawan wanita R.A. Kartini dan suaminya memakai rok batik. Batik motif parang yang dipakai Kartini adalah pola untuk para bangsawan
Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama. Perempuan-perempuan Jawa di masa lampau menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata pencaharian, sehingga di masa lalu pekerjaan membatik adalah pekerjaan eksklusif perempuan sampai ditemukannya "Batik Cap" yang memungkinkan masuknya laki-laki ke dalam bidang ini. Ada beberapa pengecualian bagi fenomena ini, yaitu batik pesisir yang memiliki garis maskulin seperti yang bisa dilihat pada corak "Mega Mendung", dimana di beberapa daerah pesisir pekerjaan membatik adalah lazim bagi kaum lelaki.
Tradisi membatik pada mulanya merupakan tradisi yang turun temurun, sehingga kadang kala suatu motif dapat dikenali berasal dari batik keluarga tertentu. Beberapa motif batik dapat menunjukkan status seseorang. Bahkan sampai saat ini, beberapa motif batik tadisional hanya dipakai oleh keluarga keraton Yogyakarta dan Surakarta.
Batik Cirebon bermotif mahluk laut
Batik merupakan warisan nenek moyang Indonesia ( Jawa ) yang sampai saat ini masih ada. Batik juga pertama kali diperkenalkan kepada dunia oleh Presiden Soeharto, yang pada waktu itu memakai batik pada Konferensi PBB.
Batik dipakai untuk membungkus seluruh tubuh oleh penari Tari Bedhoyo Ketawang di keraton jawa.
Corak batik
Ragam corak dan warna Batik dipengaruhi oleh berbagai pengaruh asing. Awalnya, batik memiliki ragam corak dan warna yang terbatas, dan beberapa corak hanya boleh dipakai oleh kalangan tertentu. Namun batik pesisir menyerap berbagai pengaruh luar, seperti para pedagang asing dan juga pada akhirnya, para penjajah. Warna-warna cerah seperti merah dipopulerkan oleh Tionghoa, yang juga mempopulerkan corak phoenix. Bangsa penjajah Eropa juga mengambil minat kepada batik, dan hasilnya adalah corak bebungaan yang sebelumnya tidak dikenal (seperti bunga tulip) dan juga benda-benda yang dibawa oleh penjajah (gedung atau kereta kuda), termasuk juga warna-warna kesukaan mereka seperti warna biru. Batik tradisonal tetap mempertahankan coraknya, dan masih dipakai dalam upacara-upacara adat, karena biasanya masing-masing corak memiliki perlambangan masing-masing.
Cara pembuatan
Semula batik dibuat di atas bahan dengan warna putih yang terbuat dari kapas yang dinamakan kain mori. Dewasa ini batik juga dibuat di atas bahan lain seperti sutera, poliester, rayon dan bahan sintetis lainnya. Motif batik dibentuk dengan cairan lilin dengan menggunakan alat yang dinamakan canting untuk motif halus, atau kuas untuk motif berukuran besar, sehingga cairan lilin meresap ke dalam serat kain. Kain yang telah dilukis dengan lilin kemudian dicelup dengan warna yang diinginkan, biasanya dimulai dari warna-warna muda. Pencelupan kemudian dilakukan untuk motif lain dengan warna lebih tua atau gelap. Setelah beberapa kali proses pewarnaan, kain yang telah dibatik dicelupkan ke dalam bahan kimia untuk melarutkan lilin.
Pembuatan batik cap
Menurut teknik
• Batik tulis adalah kain yang dihias dengan teksture dan corak batik menggunakan tangan. Pembuatan batik jenis ini memakan waktu kurang lebih 2-3 bulan.
• Batik cap adalah kain yang dihias dengan teksture dan corak batik yang dibentuk dengan cap ( biasanya terbuat dari tembaga). Proses pembuatan batik jenis ini membutuhkan waktu kurang lebih 2-3 hari.
• Batik lukis adalah proses pembuatan batik dengan cara langsung melukis pada kain putih
Batik Jawa
batik Jawa adalah sebuah warisan kesenian budaya orang Indonesia, khususnya daerah Jawa yang dikuasai orang Jawa dari turun temurun. Batik Jawa mempunyai motif-motif yang berbeda-beda. Perbedaan motif ini biasa terjadi dikarnakan motif-motif itu mempunyai makna, maksudnya bukan hanya sebuah gambar akan tetapi mengandung makna yang mereka dapat dari leluhur mereka, yaitu penganut agama animisme, dinamisme atau Hindu dan Buddha. Batik jawa banyak berkembang di daerah Solo atau yang biasa disebut dengan batik Solo.
Batik Tiga Negeri
Batik Jawa Hokokai 1942-1945
Batik Buketan asal Pekalongan dengan desain pengaruh Eropa
Batik Buketan
Batik Lasem
BATIK
Sedemikian rumitnya tatanan busana yang terkait erat dengan adat dan tata sopan santun kalangan keraton, maka pemakaian kain batik sebagai busana kebesaran harus mentaati segala peraturaan yang beriaku. Misalnya pemakaian kain batik untuk kalangan wanita harus menutupi mata kaki. Kalau memakai kain batik jauh lebih tinggi dari mata kaki, hal itu bisa diartikan wanita tersebut tidak paham adat, serta tidak sopan. Pakaian lembaran kain batik dimulai dari ujungnya masuk ke sebelah kiri pinggang pemakainya, dan ujung kain batik lainnya melingkari tubuh ke arah kanan. Sehingga ujung kain batik yang diwiru berada paling atas dan ke arah kanan pinggang pemakainya.
Ini berbeda dengan cara pemakaian kain batik bagi kaum pria. Dimulai dengan memasukkan ujung kain batik ke bagian kanan pinggang, lalu ditutupi kain batik yang melingkari pinggang memutar ke kanan, lalu ke kiri. Sehingga ujung kain batik yang dilipat-lipat (diwiru) berada di tengah menghadap ke kiri. Bagian atas kain batik (bagian pinggang) diikat dengan ikat pinggang (epek) serta kain pengikat pinggang yang panjang. Bagian ini tertutup oleh kain benting (ikat pinggang panjang) yang terbuat dari kain beludru bermotif kembang-kernbang. Kemudian tertutup oleh baju kebaya (untuk kaum wanita), atau beskap (untuk kaum pria). Dengan mengenakan busana Jawi lengkap termasuk sebilah keris yang terselip di lipatan ikat pinggang, dengan kepala ditutup blangkon (kuluk) untuk kaum pria, terasalah kebesaran jiwa.
Sementara kaum wanitanya dalam panutan busana batik dengan kain kebayanya yang membentuk potongan tubuh yang indah, terasakan keagungannya. Di luar upacara tradisional, misalnya pada suatu pasta perkawinan di luar keraton, kemeja batik atau gaun batik dengan pelbagai corak motif dan warnanya sudah merupakan busana resmi. Keanggunan seni batik tidak saja struktur warnanya yang serasi, juga corak lukisan batiknya yang penuh berisi filosofi dan penuh ragam sekaligus memberi ciri khas nilai seni budaya Jawa serta kebanggaan nasional
SENI BATIK
Seni batik pada dasarnya merupakan seni lukis dengan bahan: kain, canthing dan malam ‘sebangsa cairan lilin’. Canthing biasanya berbentuk seperti mangkuk kecil dengan tangki (pegangan) terbuat dari kayu atau bambu dan bermoncong satu atau lebih. Canthing yang bermoncong satu untuk membuat garis, titik atau cerek, sedangkan canthing yang bermoncong beberapa (dapat sampai tujuh) dipakai untuk membuat hiasan berupa kumpulan titik-titik.
Masih bertahannya seni batik sampai jaman moderen ini, tidak dapat dilepaskan adanya kebanggaan, adat tradisi, sifat religius dari ragam hias batik, serta usaha untuk melestarikan pemakai batik tradisional dan tata warna tradisional. Dilihat dari proses pembuatannya ada batik tulis dan batik cap. Dengan semakin berkembangnya motif dan ragam hias batik cap, mengakibatkan batik tulis tradisional mengalami kemunduran. Hal ini dapat dimengerti sebab batik tulis secara ekonomis harga relatif mahal dan jumlah pengrajin batik tulis semakin berkurang.
Sekarang ini ada beberapa daerah yang masih dapat dikatakan sebagai daerah pembatikan tradisional. Daerah yang dimaksud antara lain: Surakarta, Yogyakarta, Cirebon, Indramayu, Garut, Pekalongan, Lasem, Madura, Jambi, Sumatera Barat, Bali dan lain-lain.
Surakarta atau Surakarta Hadiningrat juga dikenal dengan nama Solo merupakan ibukota kerajaan dari Karaton Surakarta Hadiningrat. Surakarta merupakan pusat pusat pemerintahan, agama dan kebudayaan. Sebagai pusat kebudayaan Surakarta tidak dapat dilepaskan sebagai sumber seni dan ragam hias batiknya. Ragam hias batik umumnya bersifat simbolos yang erat hubungannya dengan filsafat Jawa-Hindu, misalnya :
a. Sawat atau hase ‘sayap’ melambangkan mahkota atau perguruan tinggi.
b. Meru ‘gunung’ melambangkan gunung atau tanah
c. Naga ‘ular’ melambangkan air (tula atau banyu)
a Burung melambangkan angin atau dunia atas
b Lidah api melambangkan nyala api atau geni
Penciptaan ragam hias batik tidak hanya memburu keindahannya saja, tetapi juga memperhitungkan nilai filsafat hidup yang terkandung dalam motifnya. Yang dalam filsafat hidup tersebut terkandung harapan yang luhur dari penciptanya yang tulus agar dapat membawa kebaikan dan kebahagiaaan pemakainya. Beberapa contoh :
a. Ragam hias slobong, yang berarti agak besar atau longgar atau lancar yang dipakai untuk melayat dengan harapan agar arwah yang meninggal dunia tidak mendapat kesukaran dan dapat diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
b. Ragam hias sida mukti, yang berarti ‘jadi bahagia’, dipakai oleh pengantin pria dan wanita, dengan harapan agar pengantin terus-menerus hidup dalam kebahagiaan.
Dengan demikian dapatlah dinyatakan bahwa ragam hias dalam seni batik aturan dan tata cara pemakainya menyangkut harapan pemakainya. Disamping itu, khusus di Karaton Surakarta, ragam hias batik (terutama kain batik) dapat menyatakan kedudukan sosial pemakainya, misalnya ragam hias batik parang rusak barong atau motif lereng hanya boleh dipakai oleh raja dan putra sentana. Bagi abdi dalem tidak diperkenankan memakai ragam hias tersebut.
Seni batik bagi Karaton Surakarta merupakan suatu hal yang penting dalam pelaksanaan tata adat busana tradisional Jawa, dan dalam busana tradisional ini kain batik memegang peranan yang cukup penting bagi pelestarian dan pengembangan seni budaya jawa kedepan.
Berikut adalah contoh dari jenis – jenis batik yakni, batik cap :
Batik cap
Batik Cap adalah salah satu jenis hasil proses produksi batik yang menggunakan canting cap. Canting cap yang dimaksud di sini mirip seperti stempel, hanya bahannya terbuat dari tembaga dan dimensinya lebih besar, rata-rata berukuran 20cm X 20cm.
Proses Pembuatan
• Kain mori diletakkan di atas meja datar yang telah dilapisi dengan bahan yang empuk
• Malam direbus hingga mencair dan dijaga agar suhu cairan malam ini tetap dalam kondiri 60 s/d 70 derajat Celcius
• Canting Cap lalu dimasukkan kedalam cairan malam tadi (kurang lebih 2 cm bagian bawah canting cap yang tercelup cairan malam)
• Canting Cap kemudian di-cap-kan (di-stempel-kan) dengan tekanan yang cukup di atas kain mori yang telah disiapkan tadi
• Cairan malam akan meresap ke dalam pori-pori kain mori hingga tembus ke sisi lain permukaan kain mori
• Setelah proses penge-cap-an selesai dengan berbagai kombinasi canting cap yang digunakan, selanjutnya kain mori akan dilakukan proses pewarnaan, dengan cara mencelupkan kain mori ini ke dalam tangki yang berisi warna yang sudah dipilih.
• Kain mori yang permukaannya telah diresapi oleh cairan malam, tidak akan terkena dalam proses pewarnaan ini.
• Setelah proses pewarnaan, proses berikutnya adalah penghilangan berkas motif cairan malam melalui proses penggodogan.
• Sehingga akan nampak 2 warna, yaitu warna dasar asli kain mori yang tadi tertutup malam, dan warna setelah proses pewarnaan tadi.
• Jika akan diberikan kombinasi pewarnaan lagi, makan harus dimulai lagi dari proses penge-cap-an cairan malam - pewarnaan - penggodogan lagi.
• Sehingga diperlukan proses berulang untuk setiap warna.
• Hal yang menarik dari batik cap adalah pada proses perkawinan warna, karena permukaan kain mori yang telah diwarna sebelumnya akan diwarna lagi pada proses pewarnaan berikutnya, sehingga perlu keahlian khusus dalam proses pemilihan & perkawinan warna.
• Oleh karena proses pewarnaan yang berulang-ulang dan menyeluruh pada setiap pori-pori kain mori, maka warna pada batik cap cenderung lebih awet dan tahan lama dibandingkan dengan batik yang lain.
• Proses terakhir dari pembuatan batik cap adalah proses pembersihan dan pencerahan warna dengan soda. Selanjutnya dikeringkan dan disetrika.
• Warna batik kedua belah sisi kain adalah sama
• Warna batik lebih mengkilap
• Motif tidak terlalu detil
• Biasanya warna dasar adalah warna tua / gelap.
Kain Batik dan Tekstil Bermotif Batik
Batik merupakan warisan budaya Indonesia, pada umumnya masyarakat Indonesia sudah paham tentang hal tersebut, namun cara membedakan antara batik dan tekstil bermotif batik secara umum masyarakat Indonesia atau para konsumen batik masih banyak yang belum paham. Seringkali konsumen bangga dengan batik yang dikenakannya, dikarenakan beli di toko batik yang sudah cukup terkenal, harganya lumayan mahal, tapi sebenarnya bukan kain batik yang didapatkannya namun kain tekstil bermotif batik atau lebih dikenal dengan kain sablon (print).
Definisi batik secara umum yang telah disepakati pada saat konvensi batik Internaional di Yogyakarta pada tahun 1997 adalah proses penulisan gambar atau ragam hias pada media apapun denganmenggunakan lilin batik (wax)sebagai alat perintang warna. Bilamana prosesnya tanpa menggunakan lilin batik maka tidak bisa dinamakan batik, dan dikatakan tekstil bermotif batik.
Bilamana dilihat dari sisi fungsi dan kegunaan, kain batik ataupun tekstil bermotif batik tidak ada bedanya, begitupula bila dilihat dari sisi ekonomi keduanya adalah bagian dari bisnis yang sangat menjanjikan dan dapat mendatangkan keuntungan bagi seluruh masyarakat. Harga batik yang asli relatif lebih mahal maka dengan sendirinya bagisebagian masyarakat yang tingkat ekonominya rendah tidak akan terjangkau untuk membeli kain batik. Maka dengan banyak beredarnya kain tekstil bermotif batik, untuk masyarakatkelas menengah ke bawah akhirnya bisa mengenakan busana bermotif batik.
Masalahnya adalah bagi konsumen yang telah membayar dengan harga yang cukup mahal tapi yang didapatnya bukan kain batik asli, namun sekedar tekstil bermotif batik.
Pemerintah melalui departemen perindustrian telah mengusulkan “Batik Mark” yaitu berupa tanda atau label yang membedakan kualitas batik berdasarkan proses pembuatannya. Tanda tersebut meliputi kualitas batik tulis, batik cap dan batik kombinasi tulis dan cap. Tujuan semula adalah agar konsumen tidak akan merasa tertipu dengan melihat tanda yang ditempelkan pada kain batik tersebut, serta keuntungan bagi produsen atau penjual bisa untuk meningkatkan harga jualnya sesuai dengan kualitas yang ditawarkan. Namun hingga saat ini oleh produsen dan pedagang kain batik belum bisa melaksanakan penandaan Batik Mark tersebut dikarenakan untuk proses mendapatkan label tersebut perlu biaya dan waktu untuk mengurusnya.
Untuk mengetahui perbedaan antara batik dan tekstil bermotif batik tersebut ada tips yang bisa membantu cara memilih kain batik sbb:
A. Kain Batik
1.Pada umumnya bahan dasar yang digunakan adalah terbuat dari serat alam atau serat selulosa atau serat yang dihasilkan dari binatang. Jenis kain batik yang digunakan secara umum diantaranya adalah kain katun, kain rayon, kain rami dan kain sutra. Proses batik tidak bisa menggunakan jenis kain yang terbuat dari bahan polyester.
2.Gambar pada kain batik biasanya sebagian akan tembus hingga pada bagian belakang kain. Terlebih lagi untuk jenis kain batik tulis halus, maka pengerjaan pelilinannya akan dilakukan pada kedua muka kain. Khusus pada kain batik yang teknik produksinya dengan mengguna- kan teknik sablon lilin dingin gambarnya hampir tidak tembus sama sekali, berbeda dengan yang menggunakan teknik lilin panas maka hasilnya akan tembus hingga ke belakang kain tersebut.
3.Bau kain batik akan tercium aroma lilin. Untuk mengetahui aroma lilin ini, biasanya oleh konsumen kain batik tersebut didekatkan pada indera penciumannya. Bahkan ada yang pernah mengatakan bahwa kalau mencium aroma kain batik bisa mengingatkan pada kasih sayang orang tuanya yang dulu menggendongnya ketika bayi dengan kain selendang batik. Ada pula yang mengatakan kalau sudah mencium aroma kain-kain batik bisa menghilangkan stress.
4.Detail gambar pada kain batik relatif lebih sederhana bilamana dibandingkan dengan tekstil bermotif batik. Khusus untuk detail gambar dengan ukuran yang kecil-kecil dengan warna lebih gelap akan sangat susah didapatkan pada kain batik. Hal ini dikarenakan keterbatasan pada proses pengerjaan pelilinannya.
5.Harga kain batik relatif lebih mahal dan jumlahnya terbatas.
6.Bentuk ragam hias atau ornamen pada sehelai kain batik terkadang tidak ada kesamaan yang tepat antara motif yang satu dengan yang lainnya, sekalipun secara proses kain batik tersebut dibuat dengan teknik batik cap. Apalagi bentuk motif yang ada pada satu lembar kain batik yang satu dengan yang lainnya kemungkinan besar pasti ada perbedaan.
7.Kain batik jarang kita temui dalam bentuk kemasan gulungan. Biasanya kain batik dikemas dalam bentuk lipatan atau dibungkus satu persatu atau set.
A. Tekstil Bermotif Batik (Sablon atau Print)
1.Pada umumnya bahan dasar yang digunakan adalah terbuat dari serat polyester walaupun ada juga yang terbuat dari kain katun, kain rayon, kain rami dan kain sutra seperti halnya pada kain batik.
2.Gambar padakain tekstil bermotif batik (sablon) biasanya tidak akan tembus hingga pada bagian belakang kain.
3.Kain sablon tidak tercium bau lilin dan hampir tidak ada aroma apapun.
4.Detail gambar pada kain sablon relatif lebih halus dan lebih lengkap bilamana dibandingkan dengan kain batik. Pada kain tekstil bermotif batik (sablon) detail gambarnya lebih bisa mencapai ukuran yang kecil-kecil dengan warna-warna yang lebih gelap bisa didapatkan, berbeda dengan kain batik. Hal ini dikarenakan kemampuan proses sablon semakin bagus dan teknologinya semakin maju. Proses sablon sendiri banyak macamnya diantaranya adalah dengan teknik sablon tangan (hand printing), menggunakan plat dan sistem rotary yaitu dengan teknik pencetakan berputar menggunakan silinder. Tiap teknik mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing yang berhubungan dengan ukuran gambar dan kualitas detail motifnya.
5.Harga kain sablon relatif lebih murah, serta jumlah produksinya biasanya lebih banyak hal ini ditempuh agar biaya untuk pembuatan film/plat atau pembuatan screen sablon bisa tertutupi (break event point), karena biaya pembuatan film cukup mahal, sehingga bila diproduksinya sedikit maka dengan sendirinya harga kain akan sama mahalnya dengan kain batik.
6.Bentuk ragam hias atau ornamen pada lembaran kain sablon sudah pasti akan banyak kesamaannya dan tepat antara motif yang satu dengan yang lainnya.
7.Kain sablon bisa kita temui dalam bentuk gulungan. Biasanya dalam satu gulung bisa mencapai panjangnya lebih dari 100 meter.
Pada akhirnya, baik yang mengunakan busana kain batik maupun yang menggunakan busana sablon atau tekstil bermotif batik yang pasti kita semua cinta batik Indonesia. Dan tidak berapa lama lagi pada tahun ini bangsa Indonesia akan mendapatkan award dari UNESCO bahwa batik adalah budaya bangsa Indonesia setelah diakuinya keris dan wayang kulit yang telah mendapatkan penghargaan dari UNESCO terlebih dulu.
A.Contoh Kain Batik
Bahan Dasar Sutera Tenun ATBM
B.Contoh Tekstil Bermotif Batik
Bahan Dasar Polyester
Batik – batik di jaman sekarang ini pun sudah banyak yang berubah model dan dibuat menjadi bermacam – macam variasi.Banyak orang yang menyebutnya batik modern.Model batik modern banyak yang disesuaikan dengan seleran maupun model yang sedang ‘trend’ atau ‘on’Sehingga itu dapat membangkitkan pasar – pasar di Indonesia.Kain batik modern pun sekarang sudah benyak digunakan sebagai baju pengantin, selendang, sebagai motif kain dompet, dasi, celana, sampul buku, bahkan jas dan payung batik.Itulah perkembangan jaman.Kita harus mensyukuri itu semua sebagai budaya dan kita hrus mencintai dan terus melestarikannya.Kita cukup bangga dengan Indonesia.
Berikut gambar – gambar batik modern :
Gambar – gambar maupun koleksi dan model – model batik dari berbagai daerah :
Ruth Arthasya Angelica/ VIA/23
Deskripsi Tentang Diriku Untuk Lomba Clevo ( Aku Jago Karena Aku Cerdas )2
Tentang Diriku
Menurutku, semua manusia di dunia ini adalah sama derajatnya.Tak ada yang diistimewakan dan juga dikucilkan.Namun, karena usaha dan sifat – sifat serta karakter dan pribadi orang yang berbeda – beda, itu yang membuat cara pandang orang menjadi berlainan.Ada yang dalam segi postif dan juga negatif.Manusia di dunia ini pun tak ada yang sama, boleh serupa tapi tak sama.Teman – temanku, Guru – guruku, orang tuaku memiliki sifat yang berlainan.Semuanya unik dan istimewa di mataku.Walaupun , untuk berteman dari salah satu orang kita perlu beradaptasi dan mendekatkan diri dengan orang itu, begitu juga dengan aku.
Aku seorang gadis biasa, yang sebelumnya tak tahu apa – apa tentang dunia ini.Jangankan dunia, data tentang diriku sendiri pun sebelumnya aku belum terlalu mengerti.
Namaku Ruth Arthasya Angelica T.Aku dilahirkan dari keluarga yang tidak terlalu berada.Sukuku Batak, aku bersekolah di SD.ST.Antonius, aku memiliki orang – orang yang menyayangiku dengan luar biasa.Waktu aku kecil, ibuku berjualan , sedangkan ayahku sebagai karyawan swasta.Jujur, waktu kecil aku sering berpikir, “Mengapa harus aku ya yang dirimkan ke dunia ini, Tuhan.Terus, kenapa orang tuaku mesti mereka.Kenapa bukan orang lain aja?”Aku sejak kecil memang memiliki sifat keingintahuan yang besar.Aku merasakannya.Di sekolah setiap ada masalah atau temanku ingin mencurahkan isi hatinya aku selalu repot dan selalu, selalu ingin tahu.Oleh karena itu, aku menyebut diriku “PRINCESS of CURIOUS”Aku juga merupakan orang yang penakut, bukan penakut dalam tampil di depan layar, atau yang lainnya.Tapi, takut dengan hal mistis.Ihhhh.Aku juga merupakan orang yang pemalu, butuh waktu untuk aku agar berani tampil di depan panggung.Itulah diriku.Aku memiliki hobi membaca sejak kelas 3 SD.Penulis favoritku adalah Enid Blyton, karyanya bagus – bagus sekali.Kalau aku bertemu dengan dia, aku akan mengeluarkan pertanyaan seperti arus sungai.Aku ingin seperti dia, seorang penulis yang digemari banyak orang dan memiliki segudang imajinasi.Oke semua, kita tinggalkan dulu cerita kita yang ini ya.Aku juga memiliki hobi menyanyi, mendengarkan musik, bermain keyboard dan piano.Kalian pasti terkejut ya, waktu melihat tulisan piano / keyboard, sudah terlihat koq di mata kalian itu lho, ada tanda tanya, “katanya kurang berada, masa bisa beli keyboard sih?”Haha, sedikit tawaku untuk kalian ya, aku belajar musik dari kelas 5 semester 2, itu berawal dari ibuku ( mami ) mungkin mamiku ini melihat potensi musik dalam diriku, sehingga sebuah hasrat untuk mami, untuk menggali bakatku lebih mendalam.Kelas 5 aku mengikuti eskul musik, tepatnya pianika, mungkin mami serong melihatku mengotak – atik tuts di pianikaku itu, sehingga mami memiliki pandangan dan ininsiatif, untuk memasukkan ku di suatu tempat les musik, pertama – tama aku belajar keyboard di Purwacaraka, adikku yang pada saat itu masih kelas Tk B pun mengikuti les itu, tetapi les piano di sekolahnya, yang dibimbing oleh guru yang sudah terdaftar di sekolahnya, Harvest National Plu.Namun lama – kelamaan aku iri dengan Blandina, adikku aku ingin sekali dapat bermain piano, sehingga, les keyboardku pun aku tinggalkan, sehingga aku les privat piano dengan dibimbing guru yang sama dengan Blandina.Betapa senangnya aku, mimpiku sejak 2, 5 tahun itu terkabul ( sejak kelas 2 )Dan sejak saat itu aku sering tampil di lingkungan rumahku dan di acara – acara sederhana yang diselenggarakan.Sedangkan, untuk uang membeli keyboard, itu bukan segala – galanya buat papi dan mamiku.Sejak kelas 3 kehidupan mami dan papiku berbeda, aku merasa kerja kerasa papi mami itu membuahkan hasil.Tidak sia – sia.Aku mulai berpikir dan memang itu realistis bahwa papiku naik jabatan.Siapa yang tak senang!Tetapi, sebelumnya aku minta maaf ya, Teman!Seharusnya aku tak menceritakan tentang jabatan maupun pekerjaan orang tua kita.Ya sudahlah, seperti lagu Bondan mari kita tinggalkan cerita ini lagi.Aku juga pernah les ice skating lho, Teman!Asal tahu saja.Haha.Aku memiliki paman dan bibi yang sangat baik hati dan berasal dari keluarga berada, namanya Tulang ( dalam Bahasa Batak ) Rudolf Naibaho dan Nantulang ( dalam Bahasa Batak ) Septiana Madonna.Sebelumnya, bibi menelepon mamiku ( waktu aku kelas 3 ) untuk mengajakku bermain ice skating di Mall Taman Anggrek.Terkejut?Pastinya.Dan sejak saat itu, dimulailah petualanganku dengan ice skating itu.Tapi, sayang saat ingin kenaikan kelas 4, aku mulai terhenti dari les itu.Oh ya, hampir lupa, aku memiliki 2 orang adik yang imut luar biasa, lucu, nakal, menggemaskan.Ya, mau bagaimana lagi, aku berkata jujur sehingga terkadang aku menyebut mereka, nakal.Adikku yang paling besar bernama Meilisa Virginia Blandina T dan yang paling kecil Matthew Delano Hasea T.Saat aku mengetik tulisanku ini Blandina kelas 2 SD di SD.ST.Vincentius Otista sedangkan Matthew belum sekolah dan akan beranjak 4 tahun Januari nanti.Mereka luar biasa berpengaruh di dalam hidupku Prestasiku di sekolah pun cukup memuaskan, tidak terlalu hebat dibandingkan temanku, Inggrid Monalita, yang mendapat gelar bintang kelas 5.Aku mendapat rangking 4 di sekolahku.Aku pun cukup aktif di dalam dunia maya, aku senang sekali membuka blog orang – orang dari mencanegara yang khusus tentang photography dan fashion.Aku memang tak terlalu eksis di fashion namun aku senang sekali melihat cara mereka men-shoot foto – foto itu.Sungguh hebat!Mereka semua ( dari awal cerita hingga akhir ) merupakan figur menarik bagiku dan panutan juga bagiku.Aku pernah membaca note di Facebook Ompung Mula Harahap, “Manusia itu sepreti buku.Yang menarik untuk dibaca.”Kira – kira itu intinya.Kira – kira sampai situlah perkenalan tentang diriku untuk pertama – kalinya sebagai pembuka.Aku juga ingin mengingatkan kalian dengan 1 hal yang sungguh luar biasa ini, “Jadilah dirimu sendiri, karena setiap manusia itu unik.Being yourself .It’s much better! Hidup bagaikan pelangi yang terdiri dari berbagai macam pengalaman.Sampai jumpa semua!
Menurutku, semua manusia di dunia ini adalah sama derajatnya.Tak ada yang diistimewakan dan juga dikucilkan.Namun, karena usaha dan sifat – sifat serta karakter dan pribadi orang yang berbeda – beda, itu yang membuat cara pandang orang menjadi berlainan.Ada yang dalam segi postif dan juga negatif.Manusia di dunia ini pun tak ada yang sama, boleh serupa tapi tak sama.Teman – temanku, Guru – guruku, orang tuaku memiliki sifat yang berlainan.Semuanya unik dan istimewa di mataku.Walaupun , untuk berteman dari salah satu orang kita perlu beradaptasi dan mendekatkan diri dengan orang itu, begitu juga dengan aku.
Aku seorang gadis biasa, yang sebelumnya tak tahu apa – apa tentang dunia ini.Jangankan dunia, data tentang diriku sendiri pun sebelumnya aku belum terlalu mengerti.
Namaku Ruth Arthasya Angelica T.Aku dilahirkan dari keluarga yang tidak terlalu berada.Sukuku Batak, aku bersekolah di SD.ST.Antonius, aku memiliki orang – orang yang menyayangiku dengan luar biasa.Waktu aku kecil, ibuku berjualan , sedangkan ayahku sebagai karyawan swasta.Jujur, waktu kecil aku sering berpikir, “Mengapa harus aku ya yang dirimkan ke dunia ini, Tuhan.Terus, kenapa orang tuaku mesti mereka.Kenapa bukan orang lain aja?”Aku sejak kecil memang memiliki sifat keingintahuan yang besar.Aku merasakannya.Di sekolah setiap ada masalah atau temanku ingin mencurahkan isi hatinya aku selalu repot dan selalu, selalu ingin tahu.Oleh karena itu, aku menyebut diriku “PRINCESS of CURIOUS”Aku juga merupakan orang yang penakut, bukan penakut dalam tampil di depan layar, atau yang lainnya.Tapi, takut dengan hal mistis.Ihhhh.Aku juga merupakan orang yang pemalu, butuh waktu untuk aku agar berani tampil di depan panggung.Itulah diriku.Aku memiliki hobi membaca sejak kelas 3 SD.Penulis favoritku adalah Enid Blyton, karyanya bagus – bagus sekali.Kalau aku bertemu dengan dia, aku akan mengeluarkan pertanyaan seperti arus sungai.Aku ingin seperti dia, seorang penulis yang digemari banyak orang dan memiliki segudang imajinasi.Oke semua, kita tinggalkan dulu cerita kita yang ini ya.Aku juga memiliki hobi menyanyi, mendengarkan musik, bermain keyboard dan piano.Kalian pasti terkejut ya, waktu melihat tulisan piano / keyboard, sudah terlihat koq di mata kalian itu lho, ada tanda tanya, “katanya kurang berada, masa bisa beli keyboard sih?”Haha, sedikit tawaku untuk kalian ya, aku belajar musik dari kelas 5 semester 2, itu berawal dari ibuku ( mami ) mungkin mamiku ini melihat potensi musik dalam diriku, sehingga sebuah hasrat untuk mami, untuk menggali bakatku lebih mendalam.Kelas 5 aku mengikuti eskul musik, tepatnya pianika, mungkin mami serong melihatku mengotak – atik tuts di pianikaku itu, sehingga mami memiliki pandangan dan ininsiatif, untuk memasukkan ku di suatu tempat les musik, pertama – tama aku belajar keyboard di Purwacaraka, adikku yang pada saat itu masih kelas Tk B pun mengikuti les itu, tetapi les piano di sekolahnya, yang dibimbing oleh guru yang sudah terdaftar di sekolahnya, Harvest National Plu.Namun lama – kelamaan aku iri dengan Blandina, adikku aku ingin sekali dapat bermain piano, sehingga, les keyboardku pun aku tinggalkan, sehingga aku les privat piano dengan dibimbing guru yang sama dengan Blandina.Betapa senangnya aku, mimpiku sejak 2, 5 tahun itu terkabul ( sejak kelas 2 )Dan sejak saat itu aku sering tampil di lingkungan rumahku dan di acara – acara sederhana yang diselenggarakan.Sedangkan, untuk uang membeli keyboard, itu bukan segala – galanya buat papi dan mamiku.Sejak kelas 3 kehidupan mami dan papiku berbeda, aku merasa kerja kerasa papi mami itu membuahkan hasil.Tidak sia – sia.Aku mulai berpikir dan memang itu realistis bahwa papiku naik jabatan.Siapa yang tak senang!Tetapi, sebelumnya aku minta maaf ya, Teman!Seharusnya aku tak menceritakan tentang jabatan maupun pekerjaan orang tua kita.Ya sudahlah, seperti lagu Bondan mari kita tinggalkan cerita ini lagi.Aku juga pernah les ice skating lho, Teman!Asal tahu saja.Haha.Aku memiliki paman dan bibi yang sangat baik hati dan berasal dari keluarga berada, namanya Tulang ( dalam Bahasa Batak ) Rudolf Naibaho dan Nantulang ( dalam Bahasa Batak ) Septiana Madonna.Sebelumnya, bibi menelepon mamiku ( waktu aku kelas 3 ) untuk mengajakku bermain ice skating di Mall Taman Anggrek.Terkejut?Pastinya.Dan sejak saat itu, dimulailah petualanganku dengan ice skating itu.Tapi, sayang saat ingin kenaikan kelas 4, aku mulai terhenti dari les itu.Oh ya, hampir lupa, aku memiliki 2 orang adik yang imut luar biasa, lucu, nakal, menggemaskan.Ya, mau bagaimana lagi, aku berkata jujur sehingga terkadang aku menyebut mereka, nakal.Adikku yang paling besar bernama Meilisa Virginia Blandina T dan yang paling kecil Matthew Delano Hasea T.Saat aku mengetik tulisanku ini Blandina kelas 2 SD di SD.ST.Vincentius Otista sedangkan Matthew belum sekolah dan akan beranjak 4 tahun Januari nanti.Mereka luar biasa berpengaruh di dalam hidupku Prestasiku di sekolah pun cukup memuaskan, tidak terlalu hebat dibandingkan temanku, Inggrid Monalita, yang mendapat gelar bintang kelas 5.Aku mendapat rangking 4 di sekolahku.Aku pun cukup aktif di dalam dunia maya, aku senang sekali membuka blog orang – orang dari mencanegara yang khusus tentang photography dan fashion.Aku memang tak terlalu eksis di fashion namun aku senang sekali melihat cara mereka men-shoot foto – foto itu.Sungguh hebat!Mereka semua ( dari awal cerita hingga akhir ) merupakan figur menarik bagiku dan panutan juga bagiku.Aku pernah membaca note di Facebook Ompung Mula Harahap, “Manusia itu sepreti buku.Yang menarik untuk dibaca.”Kira – kira itu intinya.Kira – kira sampai situlah perkenalan tentang diriku untuk pertama – kalinya sebagai pembuka.Aku juga ingin mengingatkan kalian dengan 1 hal yang sungguh luar biasa ini, “Jadilah dirimu sendiri, karena setiap manusia itu unik.Being yourself .It’s much better! Hidup bagaikan pelangi yang terdiri dari berbagai macam pengalaman.Sampai jumpa semua!
Deskripsi Tentang Diriku Untuk Lomba Clevo ( Aku Jago Karena Aku Cerdas )
Aku Jago Karena Aku Cerdas
Hallo, Teman!Aku Ruth Arthasya Angelica, kalian dapat memanggilku Angel atau Ruth.Kalian pasti sudah tahu arti dari namaku ini.Aku bersekolah di SD.ST.Antonius 1 Otista.
Sejak kelas 3 SD, aku memiliki hobi membaca buku, mengarang, berenang, bermain ice skating, bercerita, bernyanyi, mendengarkan musik, menggambar, bermain dengan adik, mendesain baju.Kelas 4 aku memiliki tambahan hobi yakni photography dan bermain musik.Jujur, aku tak memiliki penghargaan yang banyak, karena aku jarang aktif dan mengetahui keberadaan lomba – lomba itu.Namun kurasa dengan bekalku sejak dini ini, kemampuanku makin terasah.Di sekolah prestasiku cukup membanggakan, nilai – nilaiku dapat melampui KKM Itu semua sudah membuatku bahagia.Bukan hanya pengetahuan saja, aku pun terus mencoba membuat diriku lebih baik dengan cara dan pribadiku sendiri, dengan nilai – nilai yang luhur.Aku juga memiliki segudang masalah, tapi itu semua pasti ada jalan keluarnya.Aku juga tidak dapat mengatakan diriku ini cerdas, seperti judul di atas, aku seorang gadis biasa.Bu Rini, wali kelasku kelas 5 pernah bercerita cerdas dengan pintar itu berbeda.Cerdas berasal dari diri kita sendiri, sedangkan pintar karena membaca buku.Bukan hanya dengan memiliki kedua hal tersebut, kita dapat hidup bahagia, kita pun harus memiliki sifat yang arif dan bijaksana.Laksana, orang – orang dapat meilhat kita dalam pandangan yang positif.Aku senang sekali saat aku dipuji, tetapi aku berusaha untuk tidak tinggi hati.Aku juga senang, saat guruku memilihku mengikuti lomba – lomba, khususnya untuk Bu Rini, yang sekarang menjadi Kepala Sekolah di sekolahku.Boleh dikatakan, bakatku biasa saja, dan sebagaian besar oeang – orang yang memiliki bakat seperti itu, tetapi asku memiliki prinsip, “ Semua manusia itu istimewa!”Mungkin, aku menjadi lebih mudah menggali potensi yang ada di dalam diriku ini, dengan bantuan dari orang tuaku.Aku juga ingin menyampaikan kalau kita memiliki bakat tidak perlu segan untuk menyalurkannya.Aku pun sering dipilih untuk menari modern dance di Gerejaku, aku senang, namun ada tanda tanya besar di hatiku, tubuhku dan tidak segemulai teman – temanku yang sudah lama mengikuti serta tampil menari.Namun, itulah kehidupan kita tidak tahu apa yang terjadi pada diri kita suatu saat.Aku juga aktif di dunia maya, aku senang melihat blog – blog orang – orang dari manaca negara yang berlabel photography dan juga fashion.Aku memang tidak terlalu eksis di fashion, namun aku senang melihat cara mereka men-shoot dan efek serta editan mereka.Itu semua membuatku berpikir akankah aku dapat menghasilkan gambar – gambar yang bagus?Aku juga setuju sekali pada judul yang harus dilampirkan pada Lomba Jagoan Cerdas ini, Aku Jago Karena Aku Cerdas.Menjadi anak gaul bisa saja, tetapi otak tetap terbaik, pribadi oke, dan fisik sehat.Dengan begitu kita dapat menjadi anak yang jago.Dan, jika kita sudah merasa jadi anak yang jago tidak perlu takut., untuk membagikan jurus – jurus tangguhmu untuk dapat berhasil, bagikan saja dengan temanmu.Siapa tahu suatu saat temanmu yang kau ajarkan itu terkenal dan sukses sehingga menyebut namamu sebagai pembimbingnya.Luar biasa bangga!Aku juga ingin bercerita jadi orang jago itu pun kita harus tetap hormat dan sopan pada orang tua.Jangan lupakan mereka!Mereka lah yang membimbing kamu hingga saat ini, jangankan saat itu dari kamu lahir pun mereka sudah sayang padamu.Sekian dulu ya, ceritaku!Salam jumpa!
Hallo, Teman!Aku Ruth Arthasya Angelica, kalian dapat memanggilku Angel atau Ruth.Kalian pasti sudah tahu arti dari namaku ini.Aku bersekolah di SD.ST.Antonius 1 Otista.
Sejak kelas 3 SD, aku memiliki hobi membaca buku, mengarang, berenang, bermain ice skating, bercerita, bernyanyi, mendengarkan musik, menggambar, bermain dengan adik, mendesain baju.Kelas 4 aku memiliki tambahan hobi yakni photography dan bermain musik.Jujur, aku tak memiliki penghargaan yang banyak, karena aku jarang aktif dan mengetahui keberadaan lomba – lomba itu.Namun kurasa dengan bekalku sejak dini ini, kemampuanku makin terasah.Di sekolah prestasiku cukup membanggakan, nilai – nilaiku dapat melampui KKM Itu semua sudah membuatku bahagia.Bukan hanya pengetahuan saja, aku pun terus mencoba membuat diriku lebih baik dengan cara dan pribadiku sendiri, dengan nilai – nilai yang luhur.Aku juga memiliki segudang masalah, tapi itu semua pasti ada jalan keluarnya.Aku juga tidak dapat mengatakan diriku ini cerdas, seperti judul di atas, aku seorang gadis biasa.Bu Rini, wali kelasku kelas 5 pernah bercerita cerdas dengan pintar itu berbeda.Cerdas berasal dari diri kita sendiri, sedangkan pintar karena membaca buku.Bukan hanya dengan memiliki kedua hal tersebut, kita dapat hidup bahagia, kita pun harus memiliki sifat yang arif dan bijaksana.Laksana, orang – orang dapat meilhat kita dalam pandangan yang positif.Aku senang sekali saat aku dipuji, tetapi aku berusaha untuk tidak tinggi hati.Aku juga senang, saat guruku memilihku mengikuti lomba – lomba, khususnya untuk Bu Rini, yang sekarang menjadi Kepala Sekolah di sekolahku.Boleh dikatakan, bakatku biasa saja, dan sebagaian besar oeang – orang yang memiliki bakat seperti itu, tetapi asku memiliki prinsip, “ Semua manusia itu istimewa!”Mungkin, aku menjadi lebih mudah menggali potensi yang ada di dalam diriku ini, dengan bantuan dari orang tuaku.Aku juga ingin menyampaikan kalau kita memiliki bakat tidak perlu segan untuk menyalurkannya.Aku pun sering dipilih untuk menari modern dance di Gerejaku, aku senang, namun ada tanda tanya besar di hatiku, tubuhku dan tidak segemulai teman – temanku yang sudah lama mengikuti serta tampil menari.Namun, itulah kehidupan kita tidak tahu apa yang terjadi pada diri kita suatu saat.Aku juga aktif di dunia maya, aku senang melihat blog – blog orang – orang dari manaca negara yang berlabel photography dan juga fashion.Aku memang tidak terlalu eksis di fashion, namun aku senang melihat cara mereka men-shoot dan efek serta editan mereka.Itu semua membuatku berpikir akankah aku dapat menghasilkan gambar – gambar yang bagus?Aku juga setuju sekali pada judul yang harus dilampirkan pada Lomba Jagoan Cerdas ini, Aku Jago Karena Aku Cerdas.Menjadi anak gaul bisa saja, tetapi otak tetap terbaik, pribadi oke, dan fisik sehat.Dengan begitu kita dapat menjadi anak yang jago.Dan, jika kita sudah merasa jadi anak yang jago tidak perlu takut., untuk membagikan jurus – jurus tangguhmu untuk dapat berhasil, bagikan saja dengan temanmu.Siapa tahu suatu saat temanmu yang kau ajarkan itu terkenal dan sukses sehingga menyebut namamu sebagai pembimbingnya.Luar biasa bangga!Aku juga ingin bercerita jadi orang jago itu pun kita harus tetap hormat dan sopan pada orang tua.Jangan lupakan mereka!Mereka lah yang membimbing kamu hingga saat ini, jangankan saat itu dari kamu lahir pun mereka sudah sayang padamu.Sekian dulu ya, ceritaku!Salam jumpa!
PR Agama
Kematian yang ku inginkan
Aku sangat ingin, jika suatu saat aku dipanggil oleh Bapa, aku sudah berbuat kebaikan bagi setiap orang.Aku sangat berharap, jika nanti aku pergi, aku tidak meninggalkan kesengsaraan dan kebencian bagi tiap orang.Di saat aku pergi nanti orang – orang tak ada lagi yang membenciku.
Dan jika aku bertemu, di Surga nanti, aku juga ingin bertemu dengan Bapa dengan persiapan yang matang.Dan aku ingin, saat disana aku diterima baik oleh Bapa, maupun teman dan keluargaku yang ada di sana.Dan yang terakhir aku juga akan siap jika dipanggil nanti oleh Bapa yang Maha Kudus.
Ruth Arthasya Angelica / VB/ 22
Kematian yang ku inginkan
Aku sangat ingin, jika suatu saat aku dipanggil oleh Bapa, aku sudah berbuat kebaikan bagi setiap orang.Aku sangat berharap, jika nanti aku pergi, aku tidak meninggalkan kesengsaraan dan kebencian bagi tiap orang.Di saat aku pergi nanti orang – orang tak ada lagi yang membenciku.
Dan jika aku bertemu, di Surga nanti, aku juga ingin bertemu dengan Bapa dengan persiapan yang matang.Dan aku ingin, saat disana aku diterima baik oleh Bapa, maupun teman dan keluargaku yang ada di sana.Dan yang terakhir aku juga akan siap jika dipanggil nanti oleh Bapa yang Maha Kudus.
Ruth Arthasya Angelica / VB/ 22
Hari Sial dan Keberuntungan
· Pembacaan puisi
· Pembukaan : Teman – teman dan Bapak Guru sekalian kami dari kelompok 4 ,
akan mempersembahkan sebuah drama sederhana dari hasil kerja kami sendiri.Mari sama – sama kita saksikan!
Narator : Di luar angkasa ini, sebenarnya terdapat planet – planet unik, se-
lain bumi.Planet itu bernama “Chimy Clea”Planet ini sungguh indah dan menakjubkan.Jika dilihat – lihat planet ini mirip bumi, namun planet Chimy Cylea lebih indah, kelihatannya.Di sana kita dapat menemui sungai coklat, kebun permen, bunga pelangi, menara tallest, danau susu, dll.Bukan hanya itu saja, makhluk – makhluk yang tinggal di sana pun cukup unik, yaitu para liliput.Liliput berupa hampir mirip manusia.Dan, di sana terdapat suatu daerah bernama “Chimy Ciwa”
T : Kembalikan tasku, Badan Besar! ( sambil mengejar )
L : Kau akan mendapatkan tas jelek ini, jika kau dapat menangkapku!” (
sambil menjulurkan lidah )
T : Aahh..Sial sekali nasibku ( sambil mmegang kertas ulangannya )Sudah mendapat nilai matematika empat, dimarahi Pak Is, diambil lagi tasku.Ohh!!Naseb!Nasib!Hoamm..Karena masalah ini aku jadi ngantuk ( T mulai tertidur )
Narator : Di dalam tidurnya, Teddy mulai bermimpi.Bertemu dengan seorang gadis cantik, mereka berdua bermain bersama di taman, memetik bunga, bercanda bersama, tapi tiba – tiba...
T :Aww..Sakit sekali!Huhhuhuhuhu!Apa sudah nasibku seperti ini?Ta...Tapi apa ini? ( sambil melihat ke bawah )Wah!Lumayan sebuah makanan ringan untuk mnegisi perut kecilku.Ohh, kasihan perutku! ( makan makanan yang didapatkannya < sampai setengah habis > ) Tapi!Oh, badan besar!Aku hampir melupakannya.Di mana dia?Aku harus mengerjarnya, karena di dalam tas itu ada titipan untuk Chelley dan Lidya dari Nyonya Joneth.Aku bisa dimarahi Nyonya Joneth jika tidak menyampaikan pesanana itu.Ahh!Karena si badan besar itu aku jadi tertimpa sial.Lebih baik, sekarang aku kembali mengerjar dia.LINO!Tunggu aku! ( sambil berlari kecil )Wah!Benda apa itu?Wah...Sebuah kotak pensil dan koin emas.Wah...Lebih baik aku bawa ini, dan aku harus tetap berlari.
N :Setelah berlari – berlari, dan berlari akhirnya Teddy sampai di Sungai Susu, ia sungguh lelah, keringatnya bercucuran ke mana – mana.Tapi tiba – tiba.
T :Awww!Aduh!Lagi – lagi aku tertimpa sial!Apa ini hari terakhirku dapat merasa bahagia!Apa tak ada kata lain selain sial!Ohh...Kakiku, kasihan sekali ( sambil memegang lututnya )Hwaaa!!Lebih baik aku kembali ke rumahku.
N :Dengan perasaaan kesal dan hati yang berat, terpaksa ia pergi kembali ke rumahnya dengan berat hati dan tanpa tas hitam kesayangannnya itu.Pada saat itu Teddy sudah merasa selalu tertimpa sial.Namun, Teddy memiliki teman yang bijaksana, pintar meramal, dan cerdik.Namun, terkadang kata – katanya sering menyinggung perasaan.Temannya itu bernama, Coleth.Ia tinggal serumah dengan Teddy, tepatnya di Rumah Manis Jamur.Dan...
T :Tok..Tok..Tok Di mana Coleth?Sepertinya ia masih berada di rumah Manis Jamur.Di mana kamu?Hallloo!!Anybody home?
C :Iya ada apa, bodoh?Pasti, kakimu tersandung batu.Ohh, sungguh indah hidupmu.Sudah bodoh selalu mendapat keberuntungan lagi.
T :Sudah!Kakiku sungguh sakit!Perih sekali, rasanya, daranya tak mau berhenti keluar.
C :Ya, baiklah!Liliput MALANG!( sambil mengobati luka Teddy )
T :Terima kasih, Coleth.
C :Ya..Sama – sama.
T :Tapi apa maksudmu berkata bahwa aku adalah bodoh dan selalu mendapat keberuntungan.
C :Maksudku adalah.... ( tiba – tiba terdengar teriakan dan ketukan pintu )
L :Teddy!Teddy!Buka pintunya!Auhhh...
T :Ada apa badan besar?Kau sungguh membuatku sial?
L :Bunda Peri akan menghukumku.Karena, Peri Bening telah melihat kenakalanku.Maafkan aku!Aku mohon, aku akan dihukum jika..Huhuhuu ( sambil menangis )Maafkan aku, Teddy!Ini tasmu!Maafkan aku juga, karena aku sudah merusak bagian pegangan dan resletingnya, namun sepertinya itu maish bisa diperbaiki.Sebagai gantinya 3 koin emas ini kuberikan padamu.
T :Iyaa..Iya, aku maafkan, aku adalah orang baik, bijaksana, dan arif.So, aku akan memaafkanmu.Santai bro, asal ada satu syarat.
L :Apa itu syaratnya?
T :Kau harus menemaniku mengantar pesanan Nyonya Joneth, untuk memberikannya ke Lidya dan Chelley.So, let’s go..Tapi pelan – pelan saja karena kakiku sedang sakit!Perih sekali, rasanya!
L :Oke!
T + L :Tok...Tok ( menegetuk pintu )Chelley..Lidya..Are you alive?
L :Yes, I am.What happen?Isn’t the my grandma’s order?
T :Yeah...Sungguh sulit, berkomunikasi dengan dia, harus memakai Bahasa Inggris.
L :Iya, andaikan ada Coleth.Dia sungguh pintar dalam bahasa itu ( sambil berbisik )Okay.Yes..It is.Just gave it to you.From your Grandma, Nyonya Joneth.
L :Oh..Thank you.This is for you ( sambil memberikan titipan dari Chelley)From Chelley.But, she doesn’t here.She goes to Rainbow City.
T+L :Ohhh...Okay, byee...byeee...
L :Byee...Byee...Thank you for all.
N :Setelah mengantarkan pemberian dari Nyonya Joneth.Akhirnya Teddy dan Lino berjalan pulang dengan hati yang senang.Akhirnya tibalah mereka pulang ke rumah masing – masing.
T :Hallo!Tok..Tok.
L :Hallo!Sepertinya pintu ini tidak terkunci, mari kita masuk.
T :Hai, Coleth.Aku sudah mengerti apa maksudmu itu.Sungguh kau adalah sahabatku yang cerdik.
C :Hahaha..Kau baru mengakuinya sekarang!Mari kita mengucapkan salam jumpa kepada teman – teman kita disini.
T + L + C : Terima kasih pada teman – teman kami dan Bapak Guru yang sudah menonton drama sederhana kami ini.Maafkan kami jika kami menyampaikan pesan dalam drama ini tidak terlalu sempurna.Salam jumpa.Terima kasih. ( sambil menunduk / memberi hormat )
Tamat
Langganan:
Postingan (Atom)






